Jumat, 01 Maret 2019 07:40

Festival Budaya Habaring Hurung Tahun 2019

DASAR PENYELENGGARAAN

Dokumen Pelaksana Anggaran Organisasi Perangkat Daerah (DPA – OPD) Tahun 2019

 

TUJUAN

  1. Meningkatkan kerjasama dan kebersamaan dengan tiap Kecamatan atau masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur dalam rangka melestarikan serta menumbuh kembangkan seni dan budaya Kabupaten Kotawaringin Timur.
  2. Melestarikan olah raga tradisional masyarakat Dayak Kabupaten Kotawaringin Timur.
  3. Memperkenalkan kearifan budaya lokal.
  4. Sebagai wadah bagi seniman untuk dapat menampilkan kreatifitas khas masing-masing peserta sehingga dapat memotivasi untuk terus berkreasi dan berprestasi.
  5. Sebagai sarana promosi budaya dan parawisata Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah.

 

SASARAN

  1. Seniman dan budayawan lokal Kabupaten Kotawaringin Timur.
  2. Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur pada khususnya dan Provinsi Kalimantan Tengah pada umumnya.
  3. Para wisatawan yang berkunjung ke Kota Sampit.

 

WAKTU DAN TEMPAT

  1. Kegiatan dilaksanakan di Sampit dari tanggal 9 s/d 14 Maret 2019
  2. Pendaftaran Peserta dibuka mulai tanggal 20 Pebruari 2019 dan ditutup pada tanggal 9 Maret 2019 pukul 14.00 WIB
  3. Tekhnical meeting dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 9 Maret 2019 pukul 14.00 WIB Tempat Museum Kayu.
  4. Tempat pendaftaran pada Sekretariat Festifal Budaya Habaring Hurung 2019 di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Timur.

          Kontak Person : -Tiyo                       :  0853 4892 9252

                                ­-Ira                         :  0857 5229 7736

                                -Sudarso                 :  0858 2889 2525

                                - Egi                        :  0821 5581 8161

  1. Lokasi pelaksanaan kegiatan :
  2. Taman Kota Sampit
  3. Taman Miniatur Budaya Sampit
  4. Dermaga Habaring Hurung (Tepian Sungai Mentaya)
  5. Dermaga Fery Penyeberangan Sampit

 

PESERTA

Peserta adalah kontingen dari 17 (tujuh belas) Kecamatan se – Kabupaten Kotawaringin yaitu :

  • Kecamatan Ketapang;                      -  Kecamatan Baamang;
  • Kecamatan Kotabesi;                       -  Kecamatan Seranau;
  • Kecamatan Mentaya Hilir Utara;         -  Kecamatan Mentaya Hilir Selatan;
  • Kecamatan Pulau Hanaut;                -  Kecamatan Teluk Sampit;
  • Kecamatan Cempaga;                      -  Kecamatan Cempaga Hulu;
  • Kecamatan Parenggean;                   -  Kecamatan Tualan Hulu;
  • Kecamatan Telaga Antang;                -  Kecamatan Mentaya Hulu;
  • Kecamatan Telawang;                      -  Kecamatan Antang Kalang;
  • Kecamatan Bukit Santuai;

 

LAIN - LAIN

Pembukaan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 9 Pebruari 2019 pukul 19.00 WIB bertempat di Taman Kota Sampit dan dilanjutkan dengan kegiatan lomba.

 

PENUTUP

Petunjuk Teknis penyelenggaraan Festival Budaya Habaring Hurung (FBHH) Tahun 2019 ini disusun untuk dapat dijadikan pedoman dalam pelaksanaan kegiatan.

 

 

PETUNJUK TEKNIS LOMBA FESTIVAL BUDAYA HABARING HURUNG (FBHH) TAHUN 2019

1. Pemilihan Putera Puteri Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Timur

Maksud dan Tujuan

Tujuan adalah memberi kesempatan mengaktualisasi diri melalui tampilan generasi muda di bidang modeling, menggalibakat dan potensi para muda untuk mempromosikan kepariwisataan Kabupaten Kotawaringin Timur.

Kriteria Peserta dan Kegiatan

  1. Peserta adalah pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum yang berdomisili di Kabupaten Kotawaringin Timur.
  2. Tiap Kecamatan mengirimkan peserta 1 ( satu) Putera dan Puteri, usia minimal 15 tahun dan maksimal 25 tahun.
  3. Tinggi badan : Putera minimal 165 cm, Puteri 160 cm.
  4. Memiliki pengetahuan tentang kepariwisataan daerah masing - masing di daerah pada umumnya.
  5. Belum pernah menjadi juara Putera / Puteri pariwisata tingkat Provinsi atau juara 1 tingkat Kabupaten.
  6. Satu pasang hasil terpilih Tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur, selanjutnya dikirim mengikuti pemilihan Provinsi Kalimantan Tengah.

 

2Bagasing / Habayang

Maksud dan Tujuan

Menumbuhkan kepedulian upaya melestarikan nilai - nilai tradisi warisan masa lampau, berupa permainan. Bagasing / Habayang dimainkan dengan menggunakan teknik dan strategi yang tingi dan menjunjung tinggi sportifitas. Memberikan tontonan yang bernuansa hiburan.

Kriteria Peserta dan Kegiatan

  1. Peserta adalah Pelajar, Mahasiswa dan masyarakat umum yang berdomisili di Kabupaten Kotawaringin Timur.
  2. Tiap Kecamatan mengirimkan peserta 2 ( dua ) orang yang terdiri dari Putra dan Putri.
  3. Permainan dilakukan secara perorangan dengan mengguanhakn Sistem gugur dan sistem Hatikam dan waktu 30 menit ( menyesuaikan )
  4. Gasing dan perlengkapannya disediakan oleh Panitia.
  5. Peserta menggunakan pakaian tim olahraga / tradisional setempat
  6. Hal yang bersifat teknis dan kriteria penilaian lomba balogo akan disampaikan pada saat technical meeting sekaligus darwing ( pencabutan undian ) dan juga dibuat skema lomba / pertandingan

 

3. Dayung Tradisional

Maksud dan Tujuan

Menggalakkan olahraga dayung sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga tersebut yang erat kaitannya dengan kondisi geografi Kalimantan Tengah yang dikenal dengan sebutan Seribu Sungai. Selain memberikan tontonan yang bernuansa hiburan juga memuat pesan agar menjaga dan memelihara serta melestarikan alam khususnya sungai, yang merupakan sumber hajat hidup orang banyak.

 Kriteria Peserta dan Kegiatan

  1. Peserta adalah pelajar, Mahasiswa dan masyarakat umum yang berdomisili di Kabupaten Kotawaringin Timur.
  2. Katagori lomba : beregu Pria dan Wanita, dengan anggota regu terdiri dari 6 ( enam ) orang pendayung, 1 ( satu ) orang sebagai penabuh gong / pemandu, jumlah keseluruhan regu adalah 7 ( tujuh ) orang.
  3. Peserta bukan merupakn atlet dayung Kabupaten, tetapi menguasai tekhnik dayung dan bisa berenang, berusia 15 s/d 35 tahun.
  4. Untuk keamanan peserta diperkenankan menggunakan baju pelampung yang disediakan sendiri oleh peserta.
  5. Perahu dan dayung disediakan oleh panitia.
  6. Peserta menggunakan pakaian tim olahraga / tradisional setempat.
  7. Jalur lomba ditentukan berdasarkan undian dengan jarak tempuh sekitar 500 meter dengan aspek dominan untuk penilaian adalah kecepatan.
  8. Aspek dominan dari penilaian adalah kecepatan.

 

4. Karungut

Maksud dan Tujuan

Memberikan rasa bangga kepada para pewaris lagu tradisional daerah Kabupaten  Kotawaringin Timur. Diharapkan dapat diandalkan sebagai sarana menyampaikan pesan pembangunan ditengah - tengah masyarakat pedesaan Kabupaten Kotawaringin Timur.

Kriteria Peserta dan Kegiatan

  1. Peserta adalah pelajar, Mahasiswa dan masyarakat umum yang berdomisili di Kabupaten Kotawaringin Timur.
  2. Katagori Lomba : Peserta Perorangan ( Pria / Wanita ) dengan batas usia bebas, peserta membawakan lagu wajib “ Ayo Itah Mahaga Petak Danum “ dan lagu pilihan bebas dengan diiringi alat musik Karungut yang disiapkan oleh peserta sesuai keperluannya.
  3. Durasi waktu tidak lebih dari 7 menit termasuk persiapan dan maksimal 12 bait syair, menggunakan busana daerah masing - masing.
  4. Selama pelaksanaan karungut berlangsung, peserta dapat diiringi oleh penari latar maksimal 4 ( empat ) orang yang membawakan tari manasai / bagondang / tandik ( tari pergaulan )ciri khas dari setiap daerah masing - masing tetapi tidak dinilai.
  5. Menyerahkan teks syair lagu pilihan bebas sebanyak 4 ( empat ) rangkap.
  6. Selama tampil peserta tidak diperkenankan membawa teks syair karungut.

 

5. Besei Kambe

Maksud dan Tujuan

Melestarikan nilai - nilai budaya masyarakat Kabupaten Kotawarngin Timur yang berhubungan dengan sungai.

Kriteria Peserta dan Kegiatan

  1. Peserta adalah pelajar, Mahasiswa dan masyarakat umum yang berdomisili di Kabupaten Kotawaringin Timur.
  2. Tiap Kecamatan mengirim peserta 2 ( dua ) regu yang terdiri dari Regu Putra dan Regu Putri, tiap regu terdiri dari 2 ( dua ) orang.
  3. Peserta dapat berenang dan berusia 15 s/d 35 tahun.
  4. Perlombaan menggunakan sistem gugur, dalam 1 ( satu ) kali tampil tanpa cadangan peserta.
  5. Perahu dan dayung disediakan oleh Panitia.
  6. Peserta menggunakan pakaian tim olahraga / bebas ( menyesuaikan ).
  7. Peserta bukan merupakan atlet dayung Kabupaten Kotawaringin Timur.

 

6. Mangaruhi / Malutu

Maksud dan Tujuan

  • Melestarikan salah satu cara atau bentuk mata pencaharian suku Dayak untuk menangkap ikan dalam rangka kebutuhan akan protein ikan.
  • Memberikan salah satu tontonan yang dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi unik dan menarik / kocak.
  • Memuat pesan lestari alam dengan mempergunakan cara - cara menangkap ikan tanpa menggunakan hal - hal yang merusak lingkungan seperti dengan menggunakan listrik dan alat – alat kimiawi.

 Kriteria Peserta dan Kegiatan

  1. Peserta adalah Pelajar, Mahasiswa dan masyarakat umum yang berdomisili di Kabupaten Kotawaringin Timur.
  2. Tiap Kecamatan mengirimkan peserta 2 (dua) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Putra dan 1 (satu) Putri.
  3. Peserta berusia 15 s/d 30 tahun.
  4. Selama lomba diiringi dengan musik karungut.
  5. Pakaian bebas, sopan dan rapi (menyesuaikan)
  6. Ukuran kolam yang digunakan lebar 4 ( empat ) meter dan panjang 8 ( delapan ) meter, ada 2 (dua) kolam dengan kedalaman air kolam 50 cm (sebatas lutut orang dewasa) dengan menggunakan alat bantu.
  7. Peserta menangkap ikan dengan menggunakan peralatan yang disediakan dan ditetapkan oleh panitia.
  8. Jenis ikan adalah ikan gabus (behau), lele (pentet), belut yang disiapkan oleh panitia.
  9. Penilaian berdasarkan jumlah banyaknya tangkapan ikan dalam rentang waktu yang ditetapkan, sedangkan untuk peserta yang sama perolehan ikannya akan tanding ulang

 

7. Manyipet

Maksud dan Tujuan

Dalam rangka melestarikan dan peragaan dari salah satu bentuk usaha perburuan tradisional dengan menggunakan sipet yaitu senjata tradisional suku Dayak yang digunakan juga untuk mempertahankan diri ketika perang pasa zamannya.

Kriteria Peserta dan Kegiatan

  1. Peserta adalah Pelajar, Mahasiswa dan masyarakat umum yang berdomisili di Kabupaten Kotawaringin Timur.
  2. Setiap Kecamatan dapat mengirimkan peserta sebanyak - banyaknya terdiri dari Putra dan Putri berusia 15 s/d 35 tahun.
  3. Lomba digelar perorangan dengan sistem setengah kompetisi.
  4. Sipet (sumpit) dan Damek (anak sumpit) disediakan oleh peserta masing - masing cara / tekhnik manyipet bebas..
  5. Peserta lomba menggunakan pakaian khas daerah Kotim.
  6. Tempo perlombaan / pertandingan dengan 5 (lima) rambahan posisi ke atas dan 5 (lima) rambahan datar.
  7. Kategori penilaian terdiri dari point 1 s/d 10.
  8. Sasaran manyipet berbentuk target, jarak menyumpit untuk peserta putra 20 (dua puluh) meter dan jarak menyumpit peserta putri 15 (lima belas) meter.
  9. Waktu manyipet tiap 1 (satu)  rambagan terdiri dari 2 (dua) menit.
  10. Bentuk sasaran bidik adalah dalam bentuk lingkaran.
  11. Sasaran (anak sumpit) yang kena tepat pada garis pembatas antar nilai, maka nilai yang diambil adalah nilai tertinggi.
  12. Pelanggaran yang timbul akibat rendahnya tingkat pengendalian diri, sportivitas dan lain-lain yang mengganggu / merusak / mencemarkan dalam pelaksanaan permainan ini akan mendapat sanksi berupa pengurangan nilai hingga dinyatakan diskualifikasi.

 

8. Masakan Khas Daerah (Panginan)

Maksud dan Tujuan

Menggali potensi dan kreativitas peserta sekaligus memasyarakatkan dan mempromosikan Masakan Tradisional dan Kudapan Tradisional khas Kotawaringin Timur menjadi masakan unggulan di Tingkat Nasional dan Internasional. Menggali potensi dan kreatifitas peserta / masyarakat dan sebagai ajang promosidenganTema : MENGANGKAT KERAGAMAN DAN PELESTARIAN MAKANAN LOKAL WISATA KULINER KOTAWARINGIN TIMUR.

Kriteria Peserta dan Kegiatan

  1. Peserta adalah utusan dari 17 Kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur dan merupakan utusan Dari Utusan PKK masing-masing Kecamatan.
  2. Setiap Kecamatan hanya dapat mengirimkan perwakilan sebanyak 1 ( satu ) regu, setiap regu berjumlah 5 ( lima ) orang.
  3. Lomba Masakan Menu Makan Siang Lengkap dari Pembuka sampai makanan penutup untuk 1 ( satu ) keluarga berjumlah 4 ( empat ) orang dan kudapan tradisional dari bahan lokal.
  4. Waktu 90 menit ( penataan dan penyajian ), peserta menyertakan salinan resep masakan yang akan dilombakan.
  5. Bahan lomba baik untuk masakan menu makan siang dan kudapan berasal dari bahan lokal masing-masing daerah seperti : sayuran, umbut-umbutan, ikan sungai maupun ikan laut, dan lain-lain.
  6. Untuk Garnis / dekorasi di atas meja tidak dinilai dan hanya garnis / dekorasi yang di dalam piring saji dan tekhnik pengolahan serta kreatifitas penyajian yang dinilai.
  7. Untuk teknik pengolahan serta kreatifitas penyajian di bebaskan dalam berkreasi untuk menghasilkan daya tarik dari masakan yang disajikan .
  8. Meja disiapkan oleh panitia lomba, sedangkan untuk dekorasi meja dan taplak meja disiapkan oleh masing-masing peserta lomba.
  9. Biaya memasak maksimal Rp. 500.000; ( lima ratus ribu ) sudah termasuk biaya bahan masakan yang disiapkan oleh peserta.
  10. Untuk pemenang lomba juara I, II, dan III makanan maupun kudapannya disajikan untuk dicicipi secara bersama-sama.

 

9. Lawang Sakepeng

Maksud dan Tujuan

Melestarikan dan mengembangkan salah satu jenis Seni Beladiri Tradisional Kabupaten Kotawaringin Timur.

Kriteria Peserta dan Kegiatan

  1. Peserta adalah Pelajar, Mahasiswa dan masyarakat umum yang berdomisili di Kabupaten Kotawaringin Timur.
  2. Tiap Kecamatan mengirimkan peserta berpasangan, 1 (satu) pasangan terdiri dari 2 (dua) orang, yaitu 1 (satu) pasangan Putra dan 1 (satu) pasangan Putri.
  3. Peserta berusia 17 s/d 45 tahun, dibuktikan dengan melampirkan fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) pada formulir pendaftaran yang diserahkan pada saat technical meeting.
  4. Alat musik pengiring berupa : 2 (dua) buah Gendang Manca 1 (satu) buah Gong yang di sediakan oleh panitia.
  5. Setiap perwakilan Kecamatan diperbolehkan membawa 3 (tiga) orang bermain musik serta alat musik sendiri yang identik dengan karakter daerahnya masing-masing.
  6. Menggunakan sistem gugur.
  7. Peserta diwajibkan menggunakan baju / pakaian daerah.
  8. Durasi penampilan masing-masing regu adalah 5 s/d 7 menit.
  9. Ukuran lapangan luar 8 (delapan) meter x 6 (enam) meter, lebar pintu 1 (satu) meter, dan tinggi pintu 2 (dua) meter.
  10. Kriteria lainnya disampaikan saat technical meeting.

 

10. Sepak Sawut

Maksud dan Tujuan

Melestarikan dan mengembangkan salah satu jenis permainan yang akrab dengan kehidupan suku Dayak di masa lampau di mana terkandung nilai-nilai kebersamaan / meningkatkan pergaulan antar sesama sebagai ajang latihan untuk pengendalian diri. Serta untuk memberikan rasa bangga kepada para pewaris tradisi tersebut. 

Kriteria Peserta dan Kegiatan

  1. Buah kelapa yang sudah tua dan tidak berisi / kosong ( bangking ) yang di jadikan bola, dan bola disediakan oleh panitia.
  2. Buah kelapa di rendam kedalam minyak tanah sebelum digunakan.
  3. 1 ( satu ) tim beranggotakan 8 ( delapan ) orang, yang terdiri dari 5 ( lima ) orang pemain dan 3 ( tiga ) orang cadangan.
  4. Peserta berusia 14 s/d 30 tahun.
  5. Dimainkan diatas lapangan ukuran 15 X 30 meter.
  6. Kostum baju olah raga / bebas (menyesuaikan).
  7. Lebih kepada atraksi yang memberikan tontonan / hiburan yang menarik.
  8. Ketentuan / tata tertib permainan sportif dan kocak.
  9. Karena menggunakan bola api maka semua mempertimbangkan aspek keamanan, seperti tidak terlalu dekat dengan benda yang mudah terbakar.
  10. Waktu 2 X 10 menit (pelaksanaan menyesuaikan jadwal).
  11. Panitia menyiapkan Tim medis kesehatan dan keamanan.

 

11. Tari Daerah

Maksud dan Tujuan

Menyajikan sifik warna seni tari masing-masing daerah di lingkungan Kecamatan se-Kabupaten Kotawaringin Timur yang diyakini mempunyai kelebihan masing-masing sebagai produk masa lampau dan usaha pengembangannya. Mengendalikan perkembangan kebutuhan industri budaya agar harus tetap dalam bingkai-bingkai budaya, dengan tata nilai dan kualitas yang tinggi. Memberikan kesempatan kepada seniman tari untuk menggelar kepiawaiannya dalam hal seni tari.

Kriteria peserta dan kegiatan

  1. Peserta adalah pelajar, Mahasiswa dan masyarakat umum yang berdomisili di Kabupaten Kotawaringin Timur.
  2. Tiap daerah boleh membawakan tarian pedalaman dan tarian pesisir masing-masing 1 (satu) tarian untuk 1 (satu) sanggar.
  3. Penari diiringi musik dan alat yang disediakan oleh peserta.
  4. Peserta berusia 15 s/d 30 tahun.
  5. Busana disesuaikan dari daerah masing-masing / daerah Kotim.
  6. Penari boleh masing-masing Pria atau Wanita maupun campuran sesuai kebutuhan.
  7. Tema tari mengandung unsur asli budaya daerah Kabupaten Kotawaringin Timur.
  8. Masing - masing peserta lomba wajib menyerahkan sinopsis / deskripsi tarian (memuat tema, kostum, artistik tarian yang akan ditampilkan) pada panitia lomba sebelum atau selambat-lambatnya pada saat technical meeting
  9. Taat kepada kaidah universal kesenian, yaitu indah, sempurna dan mulia yang disajikan dalam kelompok atau berpasangan.
  10. Aspek penilaian meliputi koreografer, kesamaan gerak, komposisi busana dan pemilihan music
  11. Tarian (gerak, tema, synopsis yang sama) yang pernah mendapatkan juara terbaik I (satu) tidak diperkenankan untuk dilombakan lagi pada FBHH Tahun 2019.
  12. Gerak tari yang mengandung unsur kreatifitas harus tetap berpijak dari gerakan tari yang terdapat di Kabupaten Kotawaringin Timur.
  13. Gerak dan tema tari merupakan ide / gagasan sendiri yang berakar dari tradisi dan seni budaya masing-masing daerah bukan ide gagasan yang didapat dari daerah lain.
  14. Untuk tarian Pedalaman menampilkan keaslian / orisinalitas sedangkan untuk tarian Pesisir menampilkan tarian garapan.
  15. Busana / kostum menyesuaikan dengan tema tari, dengan khas busana / kostum Kabupaten Kotawaringin Timur.
  16. Durasi waktu penyajian karya tari minimal 5 menit s / d 7 menit.
  17. Setiap koreografer dan penata musik lomba tari harus menghadiri technical meeting demi kelancaran kegiatan lomba tari yang dilaksanakan oleh panitia lomba ( waktu dan tempat ditentukan panitia ).
  18. Jumlah penari dan penabuh maksimal 20 orang ( 10 anggota penari dan maksimal 10 anggota pemusik ). hal ini ditentukan mengingat kondisi panggung.
  19. Kategori tari pedalaman dan pesisir adalah tari pertunjukan, bukan Sendra Tari, merupakan tari kelompok bukan tari tunggal atau kolosal.
  20. Peralatan musik adalah jenis alat musik tradisional, tidak menggunakan jenis alat musik modern seperti ; Simbal, bass drum, keyboard dan musik modern yang lain.
  21. Khusus untuk tari pesisir, alat musik dan jumlahpenari dan penabuh maksimal 20 orang (10 anggota penari dan maksimal 10 anggota pemusik) hal ini ditentukan mengingat kondisi panggung.
  22. Peserta lomba wajib menjunjung tinggi sportifitas untuk tidak mempengaruhi peserta lomba lain yang bersifat memberikan gangguan.
  23. Dewan juri yang ditunjuk adalah dewan juri berdasarkan SK Panitia Festival Budaya Habaring Hurung Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun

 

12. Lomba Pakasak Lamang

Sifat : Lomba

Maksud dan Tujuan

Kegiatan ini berawal dari nenek moyang kita dahulu kala atau dengan kata lain kegiatan ini sifatnya turun-temurun yaitu suatu kegiatan kaum petani bersyukur atas keberhasilan panen telah selesai

Kriteria Peserta dan Kegiatan

  1. Peserta adalah perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat umum .
  2. Tiap regu beranggotakan 5 ( lima ) orang Pria/Wanita.
  3. Penilaian :
  4. Kerjasama peserta dalam persiapan, proses pembuatan lamang, penyajian dan cita rasa lamang.
  5. Bahan disediakan oleh masing - masing peserta antara lain :
  6. 5 kg beras ketan murni;
  7. Kelapa parut, daun pisang secukupnya;
  8. 5 ( lima ) ruas bambu ( humbang lamang ) dengan panjang 60 cm dan diameter 6 – 7 cm ( sebesar botol aqua tanggung isi 600ml );
  9. Kayu bakar secukupnya
  10. Meja, tenda, pagar disiapkan oleh Koordinator lomba, kecuali dekorasi disiapkan oleh peserta.
  11. Durasi maksimal 4 jam termasuk persiapan sampai dengan penyajian.
  12. Peserta menggunakan busana daerah setempat ( misalnya pakaian petani/kebaya daerah ).
  13. Lamang yang dimasak untuk lomba berjumlah 5 batang :
  • Diserahkan ke panitia sebanyak 2 batang
  • Disajikan untuk wartawan sebanyak 1 batang
  • Disajikan dan dinilai oleh dewan juri sebanyak 1 batang
  • 1 batang diserahkan untuk peserta

Dalam penyajian boleh dilengkapi dengan garnis yang disesuaikan, tidak untuk dinilai.

 

 

 

Transparansi Pengelolaan Anggaran

JDIH Kabupaten Kotim

 

Hubungi Kami

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotawaringin Timur :

Jl. A. Yani No. 118 Sampit 74322 - Kalimantan Tengah

Telpon : +625312068544
Fax : +625302068545
Email : diskominfo@kotimkab.go.id
Instagram : @kominfo.kotim
Facebook : Kominfo Kotim
Twitter : @diskominfokotim