Diana Irawati

Diana Irawati

Kementerian Dalam Negeri RI menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional (Rakorwasdanas) Tahun 2020 melalui Teleconference yang diikuti oleh BPKP, Inspektorat Kementerian/Lembaga dan Inspektorat Daerah, Kamis (3/9).

Bupati Kotawaringin Timur mengikuti Apel kehormatan dan Renungan Suci yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Batarung, Jl Jenderal Sudirman Km 8 Sampit, Senin dini hari, (17/8) yang dimulai tepat pukul 00.00 WIB.

Apel Kehormatan ini dipimpin oleh Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Abdoel Harris Jakin. Renungan suci ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-75 untuk mengenang arwah dan jasa pahlawan yang telah gugur dimedan perang.

Upacara kemudian dilanjutkan dengan penyalaan obor dan pembacaan doa. Apel kehormatan dan Renungan Suci berlangsung dengan khidmat selama kurang lebih 30 menit.

Sebelum meninggalkan lokasi apel kehormatan, dilakukan penghormatan terakhir terhadap arwah para pahlawan.

Bupati Kotawaringin Timur H.Supian Hadi, S.Ikom.,M.E, mengukuhkan sebanyak 75 orang anggota Paskibraka 2020. Pengukuhan ini berlangsung di Gedung Serba Guna Sampit, Minggu (16/8).

Bupati Kotawaringin Timur dalam kesempatan ini mengucapkan selamat bertugas kepada anggota Paskibraka yang baru saja dikukuhkan. Ia berharap pada saat pelaksanaan nanti akan berjalan dengan lancar dalam mengemban tugas sebagai pengibar bendera saat upacara nanti.

Pengukuhan anggota Paskibraka dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kab.Kotim dan pejabat lainnya. Dalam pelaksanaan pengukuhan ini tetap mengedepankan protokol kesehatan mencegah penularan COVID-19.

 

 

Stunting (kerdil) adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), penanganan stunting tidak hanya tugas bidang Kesehatan, tetapi juga menjadi tugas seluruh stake holder terkait termasuk pihak swasta, baik dari sisi penyediaan pangan yang bergizi, kualitas sanitasi, lingkungan bersih, dan beberapa hal lain yang menunjang atau mendukung intervensi pencegahan dan penurunan stunting. Penyelesaian maslah stunting tidak dapat dilaksnakan dalam waktu yang singkat, oleh sebab itu perlu dilakukan komitmen bersama dari seluruh pihak agar penanganan dilakukan terus menerus dan berkesinambungan.

Sebagaimana yang disebutkan diatas bahwa penanganan stunting tidak hanya tugas bidang Kesehatan, tetapi juga menjadi tugas seluruh stake holder terkait termasuk pihak swasta, komitmen dari pihak swasta dalam ikut serta melakukan intervensi  pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Kotawaringin Timur sangat diharapkan baik berupa pemberian makanan tambahan, infrastuktur  maupun penyediaan air bersih dan sanitasi yang layak serta yang lainnya,

Berikut beberapa intervensi yang telah dilakukan oleh pihak swasta dalam intervensi pencegahan stunting.

Pembangunan MCK dari PT HMBP di Dusun Rongkang Desa Natai Baru Kecamatan Mentaya Hilir Utara

Pembangunan Water Treatment (Penjernih Air) dari PT. Mustika Sembuluh (Wilmar Group)di Desa Pondok Damar Kec. Mentaya Hilir Utara

Sesuai data yang diterima oleh Sekretariat KP2S Kabupaten Kotawaringin Timur, keikutsertaan pihak swasta dalam intervensi pencegahan dan penurunan stunting masih terbilang rendah, hanya ada beberapa perusahaan yang ikut terlibat didalam intervensi dan hal ini tentu saja perlu terus kita dorong agar pihak swasta tersebut tergerak untuk ikut serta didalam  intervensi pencegahan dan penurunan stunting.

Bantuan Pemberian Makanan Tambahan dan Pemberian Insentif Kader Posyandu oleh PT Rimba Makmur Utama di Desa Seragam Jaya Kecamatan Seranau

Pemerintah Kabupaten kotawaringin Timur juga sangat berterima kasih kepada pihak swasta yang telah berkomitmen untuk ikut serta didalam intervensi pencegahan dan penurunan stunting.

Pemberian bantuan dari PT Swadaya Sapta Putra (SSP) berupa kelengkapan peralatan untuk Posyandu dan makanan tambahan di desa Bejarau Kecamatan Parenggean

 

 

Sebagai komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur dalam melakukan intervensi percepatan Pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi, yang meliputi 8 aksi percepatan penurunan Stunting sebagaimana  Petunjuk Teknis Pedoman Pelaksanaan Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi Kabupaten/ Kota yang dikeluarkan oleh Kementerian Perencanaan Dan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Maka, meski ditengah suasana ujian bencana kesehatan yaitu pandemic covid 19 Kabupaten Kotawaringin Timur tetap melaksanakan tahapan Aksi #3 Rembuk Stunting pada Selasa, 30 juni 2020 dengan cara virtual dengan teleconference melalui media zoom. Peserta yang hadir  dari unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, dari unsur DPRD diikuti oleh Ketua Komisi III, Ketua PKK Kabupaten, para Pimpinan OPD, Camat, Kepala Puskesmas, praktisi (IDI dan IBI), Kepala Desa, Tim Iney LGCB-ASR Regional 4, serta TA P3MD Kabupaten. 

Kegiatan dibuka oleh Asisten Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, mewakili Bupati Kotawaringin Timur. Dalam sambutan Bupati Kotawaringin Timur yang di bacakan oleh Asisiten III, H. Imam Subekti Spt, MM, menyampaikan bahwa Rembuk Stunting yang dilaksanakan saat ini merupakan tahapan dari pelaksnaan intervensi pencegahan dan penurunan stunting secara terintegrasi, yaitu dengan tujuan membangun komitmen public, menyampaikan hasil analisis situasi (Aksi #1) dan Rancangan Rencana Kegiatan (Aksi #2) Serta mendeklerasikan komitmen pemerintah daerah dan masyarakat dalam upaya intervensi penurunan stunting di kabupaten Kotawaringin Timur, 

Selain itu Bupati Kotawaringin Timur mengharapkan bahwa melalui kegiatan  rembuk stunting akan dapat menghasilkan inovasi program dan kesamaan pandangan atau persepsi sehingga program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh perangkat daerah termasuk desa dapat dilakukan secara terintegrasi dan bersinergi serta tepat sasaran.

Ditegaskan oleh Bupati, dalam sambutan tersebut bahwa Stunting (kerdil) adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), penanganan stunting tidak hanya tugas bidang Kesehatan, tetapi juga menjadi tugas kita semua, baik dari sisi penyediaan pangan yang bergizi, kualitas sanitasi, lingkungan bersih, dan beberapa hal lain yang menunjang atau mendukung intervensi pencegahan dan penurunan stunting. Penyelesaikan penurunan stunting tidak dapat dilaksnakan dalam waktu yang singkat, oleh sebab itu perlu dilakukan komitmen bersama agar penanganan dilakukan terus menerus dan berkesinambungan.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur Dr. Faisal Novendra Cahyanto, M.Kes, yaitu tentang peran dinas Kesehatan dalam upaya penurunan stunting dan paparan Kepala BAPPEDA Kabupaten Kotawaringin Timur Ramadansyah, SE M.Ec.Dev tentang Arah Kebijakan penanganan Stunting Terintegrasi di Kabupaten Kotawaringin Timur dilanjutkan dengan Tanya jawab dan diskusi terkait penanganan Stunting Terintegrasi di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Dalam sesi diskusi berkenan pula dari Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua TP PKK Kab. Kotim dan Ketua Komisi III DPRD  ikut memberikan saran dan masukan tentang komitmen dalam pelaksanaan pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Setelah selesai diskusi dan tanya jawab dilakukan pembacaan berita acara dan penandatanganan komitmen rembuk stunting yang dituangkan dalam bentuk spanduk atau banner.(AR)

Sumber : Bappeda Kab. Kotim

 

Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur melaksanakan Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Kegiatan Pembangunan Kabupaten Kotawaringin Timur Triwulan II Tahun Anggaran 2020 di Aula Sei Mentaya Bappeda Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (7/7). Rapat dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kotawaringin Timur Drs.H.M Taufiq Mukri,SH.,MM dan dihadiri oleh seluruh Perangkat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur dan Camat se Kabupaten Kotawaringin Timur.

Dalam sambutan Bupati Kotawaringin Timur yang dibacakan oleh Wakil Bupati Kotawaringin Timur Drs. HM. Taufiq  Mukri, SH.,MM mengatakan bahwa RAKORDAL kegiatan Pembangunan ini merupakan amanat peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan dan Peraturan Menteri Dalam Negeri No 86 Tahun 2017 tentang tata cara pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah. Tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka panjang daerah dan rencana pembangunan jangka menengah daerah, serta tata cara perubahan rencana pembangunan jangka panjang daerah, rencana pembangunan jangka menengah daerah dan rencana kerja Pemerintah Daerah.

Rapat Koordinasi Pengendalian atau RAKORDAL kegiatan pembangunan ini juga merupakan forum untuk meningkatkan koordinasi serta perbaikan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan tahap selanjutnya. Hasil pelaporan pelaksanaan kegiatan pembangunan pada Triwulan II ini menjadi bahan evaluasi kinerja terhadap masing-masing kepala perangkat daerah.

Meski dalam suasana pandemi Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) tetap dilaksanakan dengan pertemuan tatap muka langsung dengan menerapkan Protokol Kesehatan. Pertemuan ini sebagai upaya implementasi  protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan pertemuan tatap muka di era tatanan normal baru yang akan diterapkan secara bertahap.

Selama Triwulan ke II ini Pemerintah lebih fokus dalam penanganan pandemi Covid-19 diantaranya adalah kebijakan anggaran sebagaimana Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2020 tentang refocusing kegiatan, realokasi anggaran serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2020 tentang percepatan penanganan Covid-19 dilingkungan Pemerintah Daerah serta Keputusan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan tentang penyesuaian belanja daerah Tahun 2020 dalam rangka penanganan Covid-19.

Dengan demikian alokasi anggaran yang sudah ditetapkan pada murni tahun anggaran 2020 banyak mengalami pemangkasan pada program dan kegiatan yang ada di masing-masing Perangkat Daerah, khusus pekerjaan fisik yang sudah direncanakan dibatalkan termasuk dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik Tahun 2020 kecuali DAK bidang Kesehatan dan Pendidikan demikian juga dengan belanja operasional seperti perjalanan dinas mengalami pemangkasan.

Memasuki Triwulan ke III (tiga) ini Pemerintah Daerah sudah melakukan  tahapan-tahapan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 dan Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2021. Bupati Kotawaringin Timur meminta agar masing-masing Perangkat Daerah segera  menyusun perubahan Rencana Kerja Tahun Anggaran 2020 menyesuaikan dengan hasil rasionalisasi anggaran dan menyiapkan langkah-langkah penyusunan Anggaran 2021 dengan memperhatikan kebijakan Pemerintah Pusat dan Provinsi khususnya dalam penanganan dan dampak Covid-19.(PIKP)

 

Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kotim melaksanakan kegiatan Hari Keluarga Nasional ke – 27 dan pelayanan KB sejuta akseptor serentak di Indonesia yang di laksanakan di Ruang Command Center Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin (29/6).

Turut  hadir dalam acara tersebut yaitu Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur Halikinnor SH., MM, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalteng M. Irzal SE., ME, Ketua DPRD Kab. Kotim Dra. Rini A Gagah, Perwakilan SOPD Kab Kotim, Ketua IBI Kotim, Ketua TP-PKK Kab Kotim serta tamu undangan.

Dalam Sambutanya Kepala DP3AP2KB Kab. Kotim mengatakan bahwa kegiatan HARGANAS ke-27 ini dilaksanakan di seluruh Fasilitas kesehatan Pemerintah dan kesehatan Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit yang berada di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur.

Kabupaten Kotim diberikan target sebanyak 1.400 akseptor dengan perincian :

KB Suntik : 415 Akseptor, KB Pil dan Kondom 714, KB Inplant dan IUD 234 Akseptor.

Dari laporan permintaan alat kontrasepsi Pil dan Kondom 714 atau 34%, dan yang lebih membanggakan KB IUD dan Inplant sebanyak 856 Akseptor dari target 234 atau 282%. Selain itu ada 2 Akseptor MOW, ini artinya kesadaran masyarakat Kotim untuk memilih alat kontrasepsi sudah bagus.

Melalui sambutan Bupati yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah dikatakan bahwa UU No. 52 Tahun 2009 tentang Kependudukan dan pembangunan kependudukan menjelaskan bahwa pelaksanaan Program Kependudukan dan KB tidak terbatas pada masalah pembangunan KB dan KS  saja, tetapi menyangkut masalah pengendalian penduduk dan kualitas penduduk,

Dalam kesempatan itu juga Sekretaris Daerah menyampaikan ucapan terimakasih kepada dunia usaha, khususnya perkebunan kelapa sawit yang telah turut serta mensukseskan program KB di Kabupaten Kotawaringin Timur ini. (PIKP)

Thursday, 19 March 2020 03:09

Perbankan

 
No Nama Bank Alamat
1 Bank Mandiri KCU Sampit Jl. Rahadi Usman
2 Bank Mandiri Antasari Jl. Pangeran Antasari No. 22
3 Bank Mandiri PPM Jl. Iskandar
4 Bank Mandiri Inhealth KPP Sampit Jl. Pelita
5 ATM Bank Mandiri KC Sampit Jl. MT. Haryono
6 ATM Bank Mandiri Swalayan Mentari Jl. HM. Arsyad
7 ATM Bank Mandiri MBU Jl. MT. Haryono No. 87
8 ATM Bank Mandiri Jl. MT. Haryono No. 81-A
9 ATM Bank Mandiri Jl. KH. Dewantara
10 ATM Bank Mandiri CitiMall Jl. Jend. Sudirman
11 ATM Bank Mandiri Dwi Jaya Otomotif Jl. Cilik Riwut
12 ATM Bank Mandiri Hotel Permata Indah Jl. DI. Panjaitan
13 ATM Bank Mandiri Hotel Wella Jl. Cilik Riwut
14 ATM Bank Mandiri SPBU Pelita Jl. Pelita
15 Bank Mandiri Syariah Jl. MT. Haryono No. 6
16 Bank Mega Cabang Sampit Jl. Ahmad Yani No. 51
17 Bank BCA KCP Sampit Jl. Ahmad Yani 
18 ATM Bank BCA Jl. Pelita
19 ATM Bank BCA  Jl. Cilik Riwut
20 ATM Bank BCA Jl. HM. Arsyad
21 Bank Sinarmas Jl. Ahmad Yani No. 155
22 ATM Bank Sinarmas Jl. Ahmad Yani No. 155
23 Bank Danamon Jl. Mayjend Sutoyo No. 86
24 ATM Danamon ADIRA Sampit Jl. Ahmad Yani No. 155A
25 ATM Danamon Show Room Suzuki Jl. HM. Arsyad
26 ATM Danamon PT Rimba Harapan Sakti Estate Jl. Jend. Sudirman Km. 62
27 ATM Danamon Sampit CitiMall Jl. Jend. Sudirman
28 ATM Danamon Jl. HM. Arsyad
29 Bank Muamalat KCP Palangkaraya Jl. Ais Nasution No. 8
30 Maybank KCU Sampit Jl. Rahadi Usman No. 3
31 ATM Maybank Jl. Iskandar, Komplek PPM
32 ATM Maybank Hotel Wella Jl. Cilik Riwut
33 Bank BTPN KCP Sampit Jl. DI. Panjaitan No. 43B
34 Bank BTPN KCP Sampit Jl. Ahmad Yani No. 51
35 Bank BRI KCU Sampit Jl. MT. Haryono No. 46
36 Bank BRI Unit Pasar Inpres Jl. Pangeran Antasari 
37 Bank BRI Unit Pelita Jl. Pelita
38 Bank BRI Ahmad Yani Jl. Ahmad Yani
39 Bank BRI Unit Cilik Riwut Jl. Cilik Riwut
40 ATM BRI Jl. HM. Arsyad
41 ATM BRI Jl. Perkutut IV
42 ATM BRI Hotel Wella Jl. Cilik Riwut
43 ATM BRI Jl. KH. Dewantara
44 ATM BRI Hotel Permata Indah Jl. DI. Panjaitan
45 ATM BRI Jl. Pelita
46 ATM BRI Jl. Gatot Subroto
47 ATM BRI Alfamart Jl. Kihajar Dewantara
48 Bank BNI KCU Sampit Jl. Sutoyo No. 11
49 Bank BNI Kantor Kas Sawahan Jl. Cilik Riwut Km.1
50 Bank BNI KCU Jl. Kaswari No. 40
51 Bank BNI Kantor Kas HM Arsyad Jl. HM. Arsyad
52 ATM BNI Hotel Pondok Family Jl. Kapten Mulyono
53 ATM BNI Toko Allia Jl. Muchran Ali
54 ATM BNI SPBU Jl. MT. Haryono
55 ATM BNI Mentari Swalayan Jl. HM. Arsyad
56 ATM BNI Hotel Wella Jl. Cilik Riwut
57 ATM BNI Depan TK Bhayangkari Jl. AIS Nasution
58 ATM BNI  Jl. Yos Sudarso
59 Bank Kalteng Jl. Ahmad Yani
60 ATM Bank Kalteng Jl. Kapten Mulyono
61 ATM Kalteng Pemda Jl. Cilik Riwut
62 ATM Bank Kalteng Radar Sampit Jl. MT. Haryono
63 ATM Bank Kalteng Ruko Indomaret Jl. Gatot Subroto
64 Bank BTN KCP Sampit Jl. HM. Arsyad
65 ATM Bank BTN Hotel Wella Jl. Cilik Riwut