07 Januari 2019

 

 

Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kotawaringin Timur ke 66 yang dilaksanakan di stadion 29 Nopember Sampit yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Habib H. Said Ismail, Bupati Kotawaringin Timur, Wakil Bupati Kotawaringin Timur dan Unsur Muspida Kabupaten Kotawaringin Timur  Serta undangan perwakilan dari masing- masing Kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah.

Seiring bergantinya waktu tidak terasa Kabupaten Kotawaringin Timur telah berusia lebih dari setengah abad dimana tanggal 07 januari 2019 Kabupaten Kotawaringin Timur berusia 66 tahun, Dengan hari jadi Kabupaten Kotawaringin Timur ini menjadikan semangat baru dalam rangka mewujudkan percepatan pembangunan di Kabupaten ini sebagaimana tema hari jadi ke 66 Kabupaten Kotawaringin Timur kali ini adalah “ KERJA  KITA, KERJA BERSAMA BERGERAK CEPAT MEMBANGUN KOTIM HEBAT DAN BERKAH” tema diatas mengandung semangat dan motifasi dalam rangka mewujudkan visi Kabupaten Kotawaringin Timur yaitu Terwujudnya Masyarakat Madani, Dinamis, Mandiri dan berdaya saing dalam suasana religius aman dan sejahtera.

Pada sambutannya Wakil Gubernur Kalimantan Tengah mengatakan Kotawaringin Timur merupakan Kabupaten yang memiliki kontribusi terbesar di Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur untuk meningkatkan PAD dari berbagai potensi yang ada dengan sasaran antara lain upaya ekstensifikasi dan intensifikasi objek pajak, retribusi dan sumber – sumber pendapatan daerah lainnya serta bekerja aktif dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan focus pada bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan ekonomi dalam arti luas.

Prestasi yang diperoleh Kotawaringin Timur diantaranya adalah Kotawaringin Timur telah memperoleh opini  WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) sebanyak 3 kali berturut –turut, Kotawaringin Timur juga telah mendapatkan penghargaan Universal Health Coverage atas cakupan kesehatan semesta, penghargaan ini sebagai wujud aspresiasi atas dukungan  program jaminan kesehatan nasional kartu Indonesia sehat melalui penyerahan bantuan PBI yang diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu sehingga kepersertaan BPJS di Kabupaten Kotawaringin Timur mencapai 97,56 % dengan demikian diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan memperoleh akses dalam pelayanan di kota kesehatan, penghargaan lainnya adalah pada tahun 2018 memperoleh penghargaan dari Ombudsman RI dengan predikat kepatuhan tinggi terhadap standar pelayanan publik, Penghargaan Inovasi Administrasi Negara hal ini sebagai wujud apresiasi atas capaian Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur sebagai Kabupaten terbaik dan terbanyak dalam berinovasi yakni dengan jumlah 310 inovasi pelayanan public, pada tahun 2018 Kotawaringin Timur sudah mengantongi keputusan menteri pertanian yang menetapkan varietas siam epang sebagai varietas unggul serta ada 4 varietas lokal yang sudah terdaftar dan sudah mendapatkan sertifikat dari kementrian pertanian yaitu durian untek undang, nanas atau kanas gantang, cempedak sanca tamas , dan durian rimbang.

Berbagai keberhasilan pembangunan yang telah dicapai Kabupaten Kotawaringin Timur merupakan influmentasi dari visiter wujudnya masyarakat madani, dinamis, mandiri dan berdaya saing dalam suasana religious aman dan sejahtera yang tentunya tetap mengacu pada falsafah budaya huma betang.

 

By : Dany

 

 

 

 

 

 

 

18 Desember 2018

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur melaksanakan kegiatan penggerakan masyarakat dalam rangka implementasiGerakan Masyarakat Hidup Sehat ( GERMAS ) di sekolah yang dilaksanakan di Taman Kota Sampit, Minggu (16/12/18).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Kotawaringin Timur H. Supian Hadi, S.Ikom, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, siswa – siswi pelajar Kabupaten Kotawaringin Timur.

Kegiata ini untuk memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat sekolah dalam rangka mendukung kegiatan penggerakan masyarakat ini, telah dilaksanakan Rapat Tim Pembina Germas dalam rangka persiapan Penggerakan Masyarakat dalam rangka Implementasi Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Sekolah, Untuk hari ini dimulai dengan Senam Kesegaran Jasmani, Senam GERMAS, Senam Cerdik dan Senam Ayo Makan Ikan, dilanjutkan dengan penyuluhan tentang anemia dan akan dilakukan minum tablet tambah darah pada siswa perempuan (siswi) SMP dan SMA yang hadir pada hari ini dan makan buah bersama. Kegiatan ini juga didukung dengan display sayur dan buah serta makanan olahan produk industri rumah tangga (UMKM).

 

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2017. GERMAS ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan bagi setiap orang untuk hidup sehat agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Secara umum GERMAS bertujuan untuk menurunkan beban penyakit menular dan penyakit tidak menular, baik kematian maupun kecacatan; menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit; menghindarkan terjadinya penurunan produktivitas penduduk; dan menghindarkan peningkatan beban finansial penduduk untuk pengeluaran kesehatan. Sedangkan secara khusus GERMAS bertujuan untuk menurunkan faktor risiko utama penyakit menular dan tidak menular baik faktor biologis, perilaku, dan lingkungan terutama melalui peningkatan aktivitas fisik, peningkatan perilaku hidup sehat, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, peningkatan kualitas lingkungan, dan peningkatan edukasi hidup sehat.

Bupati Kotawaringin Timur H. Supian Hadi dalam sambutannya mengatakan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai salah satu program di Sekolah mempunyai keterkaitan dengan GERMAS, karena UKS mempunyai tujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan pekembangan yang harmonis peserta didik. 

Kedua program ini – GERMAS dan UKS – merupakan upaya bersama lintas sektor dan lintas organisasi bahkan harus didukung oleh seluruh komponen masyarakat kabupaten/kota di Indonesia, termasuk Kabupaten Kotawaringin Timur agar dapat terlaksana dengan baik. GERMAS lahir karena banyaknya masalah kesehatan, baik sanitasi yang tidak sehat, kerawanan gizi, penyakit menular, maupun penyakit tidak menular. Hal ini sebagai bentuk keprihatinan bangsa Indonesia yang sedang mengalami perubahan pola penyakit atau yang sering disebut transisi epidemiologi, ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes melitus (kencing manis), stroke, jantung, kanker dan lain-lain. Berdasarkan data WHO, proporsi diabetes melitus pada penduduk usia lebih dari 15 tahun meningkat dari 5,7 persen (2007) menjadi 6,9 persen (2013). Demikian halnya dengan prevalensi stroke meningkat dari 0,83 persen (2007) menjadi 1,21 persen (2013). Peningkatan PTM ini menyebabkan perubahan tren penyebab kematian di indonesia, di mana 57 persen kematian diakibatkan oleh PTM. Faktor risiko kekurangan gizi pada usia dini, obesitas, stres, kurangnya aktivitas fisik, perilaku merokok, dan pola makan yang tidak seimbang berkontribusi pada peningkatan kasus PTM. Kecenderungan kesakitan dan kematian akibat PTM ini menyebabkan tingginya kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan, terutama pelayanan rujukan di rumah sakit.

           

 

 

07 Desember 2018

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Sekretariat KORPRI Kabupaten Kotawaringin Timur bertempat Aula Lantai II Kantor Bupati Kotawaringin Timur telah melaksanakan kegiatan Siraman Rohani Agama Islam dalam rangka pembinaan mental dan kerohanian bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dengan tema “Melayani Dengan Akhlakul Karimah”, Jum’at (7/12/18). Acara tersebut di hadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Timur, jajaran SOPD,dan para ASN yang beragama Islam.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur H. Halikinnor, S.H., M.M. dalam sambutannya antara lain mengatakan bahwa kegiatan Siraman Rohani ini adalah dalam upaya meningkatkan profesionalisme, kejujuran dan dikalangan Aparatur Sipil Negara agar memiliki akhlak yang baik sehingga didalam bekerja dan memberikan pelayanan akan baik dan maksimal. Karena sebagaimana ajaran dari Nabi Besar Muhammad SAW salah satunya adalah mengajarkan manusia memiliki akhlak yang baik.

Sekretaris Daerah juga menyampaikan bahwa pada kegiatan MTQ KORPRI tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2018 di Tamiang Layang, Qori Kabupaten Kotawaringin Timur mendapat gelar Juara II; dan di tingkat Nasional di Jakarta Qori Kabupaten Kotawaringin Timur meraih Juara III.

Jadi dari kegiatan MTQ KORPRI, Qori dari Kabupaten Kotawaringin Timur telah mampu meraih prestasi di Tingkat Nasional.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Timur H. Samsudin, S.Ag.dalam ceramahnya antara lain mengatakan bahwa, Siraman Rohani ini adalah dalam rangka meningkatkan Akhlakul Karimah di kalangan Aparatur Sipil Negara di jajaran Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, sehingga didalam bekerja memberikan pelayanan dengan semangat, baik, ramah dan santun sebagaimana ajaran yang telah diterapkan oleh junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW.

 

Cari Berita

Kalendar Berita

« January 2019 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31      

Hubungi Kami

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotawaringin Timur :

Jl. A. Yani No. 118 Sampit 74322 - Kalimantan Tengah

Telpon : +625312068544
Fax : +625302068545
Email : diskominfo@kotimkab.go.id
Instagram : @kominfo.kotim
Facebook : Kominfo Kotim
Twitter : @diskominfokotim

 

Lokasi

InfoGrafis1

InfoGrafis2

InfoGrafis3

InfoGrafis4