02 Mei 2019

 

 

Bertempat di Gedung RM Cianjur Jalan Jenderal Sudirman Sampit Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kotawaringin Timur menggelar Konferensi, Kamis (2/5).

Acara dibuka oleh Wakil Bupati Kotim Drs. HM. TAufiq Mukri SH, MM. Turut hadir Ketua PWI Provinsi Kalimantan Tengah beserta rombongan pengurus, unsur FKPD Kab.Kotim, Kepala SOPD, Ketua PWI Kabupaten Kotim beserta Anggota, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Pemuda, Para Wartawan Media Cetak dan Elektronik. Adapun Tema yang diusung yaitu “ Tingkatkan Profesionalitas Wartawan Dalam Mengawal Pembangunan Dan Kehidupan Berdemokrasi”.

Dalam Sambutan Bupati Kotawaringin Timur yang dibacakan oleh Wakil Bupati mengajak seluruh insan pers yang hadir dalam konferensi ini, agar senantiasa memupuk kesadaran dan komitmen Wartawan Indonesia untuk berperan serta dalam pembangunan bangsa dan negara, terutama Kabupaten Kotim, sekaligus meningkatkan profesionalitas dengan mentaati Kode Etik Jurnalistik, melawan segala jenis hoax dan ujaran kebencian serta unsure provokasi, demi citra, kredibilitas dan integritas Wartawan serta Organisasi PWI.

Keberadaan Organisasi PWI di Kabupaten Kotim ini sangat penting untuk menaungi dan menjamin terjaganya kinerja wartawan yang professional dan benar-benar memahami Kode Etik Jurnalistik. Sehingga wartawan yang tergabung dalam organisasi ini benar-benar kompeten serta dilindungi dan patuh kepada Undang-undang serta Dewan Pers Nasional.

Selain itu, kehadiran PWI juga hendaknya mengambil peran dalam memberikan edukasi serta pembinaan kepada para wartawan sehingga mereka benar-benar memahami tentang Aturan Undang-undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Terutama dengan menyuguhkan dan menyajikan informasi yang cerdas, berisi dan mendidik dalam menyongsong pesatnya era milenial yang identik dengan kemajuan teknologi dan dinamika dalam kehidupan berdemokrasi.

Hal ini juga mengingat keberadaan Organisasi PWI, merupakan salah satu mitra pemerintah untuk sarana penyampaian informasi, baik dari pemerintah kemasyarakat, maupun sebaliknya di era pesatnya transformasi media saat ini.

Beliau juga berpesan bahwa eksistensi PWI Kabupaten Kotim harus diupayakan sebagai perekat dan pemersatu insan pers, mengingat media dan insan pers juga mitra pemerintah dan sebagai modal dalam mewujudkan percepatan pembangunan Kabupaten Kotim. Selain itu, sumbang saran, kritik membangun disertai solusi dari para Insan Pers dan Media Massa yang bertanggung jawab, dinilai sangat berharga untuk modal pembangunan Kabupaten Kotawaringin Timur. Diharapkan budaya kritis dan sumbang saran tersebut mampu terus terpelihara secara santun dan bijak demi tujuan bersama untuk membangun daerah dan mensejahterakan masyarakat.

Diakhir  sambutannya, Bupati Kotim berharap hasil dari Konferensi PWI Kotim 2019 ini nanti bisa amanah dalam menjalankan roda organisasi serta mampu meningkatkan peran dalam membina dan menaungi wartawan secara profesional, sesuai Kode Etik Jurnalistik dan Undang-undang Pers. (HAR)

 

30 April 2019

 

Bupati Kotawaringin Timur telah mengukuhkan pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kotawaringin Timur yang dilaksanakan di Aula Anggrek Tebu Kantor Bupati Kotawaringin Timur, Senin (29/4).

Acara dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kab.Kotim, Anggota DPRD Kab.Kotim, Pimpinan Baznas Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Kantor Kementrian Agama Kab.Kotim, yang mewakili Kepala-kepala SOPD, dan tokoh masyarakat.

Bupati Kotawaringin Timur yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kab.Kotim H. Nur Aswan, SH dalam sambutannya mengatakan bahwa atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur mengucapkan Tahniah (Selamat) kepada pimpinan Baznas Kabupaten Kotawaringin Timur Periode 2019-2024, semoga dengan dikukuhkannya pimpinan yang perdana ini, kami mengharapkan kinerja pimpinan Baznas lebih optimal, sehingga keberadaannya senantiasa dapat di rasakan seluruh lapisan masyarakat.

Keberadaan Baznas sebagai Lembaga Pemerintah Non Struktural di bawah naungan Kementrian Agama, merupakan instrumen untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelayanan dalam mengelola zakat yang dikeluarkan masyarakat khususnya umat Islam, serta meningkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat sekaligus penanggulangan kemiskinan di negara kita khususnya Kabupaten Kotawaringin Timur.

Zakat merupakan salah satu instrumen kunci dalam menumbuhkan dan meningkatkan perekonomian. Zakat selain dapat membantu beban pemerintah dalam menangani masalah-masalah sosial, secara tidak langsung dapat membantu APBN dan APBD. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara umum lahirnya Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat berperan dalam pengembangan dan pemberdayaan zakat.

Untuk itu menurut kami, ada empat faktor yang mendukung keberhasilan dari zakat ini.

Pertama, yaitu regulator. Dari pemerintah  sudah cukup banyak dan lengkap dari undang-undang, peraturan pemerintah, instruksi presiden hingga peraturan Badan Amil Zakat Nasional. Untuk diketahui saat ini sudah banyak regulasi yang telah dikeluarkan oleh pemerintah terkait dengan peraturan perundang-undangan melalui pengelolaan zakat yakni, Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2011 dan penjelasannya, Peraturan Pemerintah RI Nomor 14 Tahun 2014, Instruksi Presiden RI Nomor 3 Tahun 2014, Peraturan Badan Amil Zakat Nasional 01 Tahun 2014, dan Peraturan  Badan Amil Zakat Nasional Nomor 02 Tahun 2014, Peraturan Badan Amil Zakat Nomor 01 Tahun 2016 dan Peraturan Badan Amil Zakat Nasional Nomor 02 Tahun 2016.

Peraturan perundang-undangan yang terkait dengan kelembagaan Baznas yakni Keputusan Presiden RI Nomor 3 Tahun 2011 tentang Badan Amil Zakat Nasional. Peraturan Menteri Agama Nomor 116 Tahun 2014 tentang Pembentukan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi. Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor Dj. BMI Tahun 2014. Peraturan Baznas Nomor 01 Tahun 2014 tentang pengajuan pertimbangan pimpinan Baznas. Peraturan Baznas Nomor 02 Tahun 2014 tentang Pemberian Rekomendasi Pembentukan LAZ. Peraturan Baznas Nomor 03 Tahun 2014 tentang Organisasi Baznas Provinsi dan Baznas Kabupaten Kota. Peraturan Baznas Nomor 04 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Baznas dan Surat Keputusan Nomor 66 Tahun 2015 tentang Pengangkatan Anggota Baznas.

Selain itu Peraturan Perundang-undangan Terkait Zakat Pengurang Penghasilan Kena Pajak yakni Peraturan Pemerintah RI Nomor 60 Tahun 2010 dan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor 33/PJ/2011.

Regulator dari Allah, sudah jelas dinyatakan dalam Al-Qur’an, bahwa kata-kata zakat selalu digandengkan dengan kata sholat “Aqimusshalat Wa Aatuzzakah”, bahkan sampai 33 kali. Dan ini artinya jika sholatnya mantap, tapi zakatnya tidak maka sia-sialah sholatnya.

Kami menilai saat ini zakat merupakan rukun islam yang terlantar, sedangkan rukun islam yang lain seperti, syahadat, shalat, puasa apalagi haji, bahkan sampai sekarang sudah ada yang rela menunggu hingga 18 tahun.

Kedua, yakni Motivator, kami meminta Kantor Kementerian Agama dapat menjadi motor penggerak dari gerakan sadar zakat ini. Dan kami sangat menekankan peran penting Kantor Kementerian Agama sebagai motivator menyadarkan masyarakat untuk mengeluarkan zakat, agar upaya tersebut bisa dilakukan dalam bentuk sosialisasi, seminar, pelatihan dan lain-lain.

Ketiga, yaitu Koordinator sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pimpinan Baznas merupakan koordinator dalam hal pengumpulan zakat dan pendistribusiannya dan diharapkan mampu membentuk Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di masing-masing SOPD, Kecamatan, Kelurahan dan Desa.

Keempat, yaitu Fasilitator dalam hal ini Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur yang insya allah akan memberikan fasilitas kepada Pimpinan Baznas Kabupaten Kotawaringin Timur untuk mengalokasikan pembiayaan Baznas Kabupaten Kotawaringin Timur yang berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Sesuai Keputusan Bupati Kotawaringin Timur Nomor 188. 45/171/Huk-Kesra/2019 tentang Penetapan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kotawaringin Timur Masa Bhakti 2019-2024 yaitu:

  1. H. SARIFUDDIN   Jabatan Ketua BAZNAS
  2. H. SYUKRI SAID, SH Jabatan Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan
  3. H. ABDUL KHOLIQ, LC., MBA Jabatan Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan
  4. DRS. SAHLIN Jabatan Wakil Ketua III Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan
  5. DRS. HAIDINNOR Jabatan Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, Sumber Daya Manusia dan Umum

 

(HAR)

 

29 April 2019

Kepolisian Resort (Polres) Kotim menggelar apel gelar pasukan Operasi Keselamatan 2019 di halaman Mako Polres Kotim, Senin (29/4/2019). Apel gelar pasukan tersebut, dilaksanakan secara serentak guna meningkatkan kesadaran berlalu lintas untuk meminimalisir angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan.

Apel dipimpin oleh Waka Polres Kotawaringin Timur Kompol Dhovan Oktavianto, SH. S.i.k, M.Si, diikuti Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur, para Kabag, Kasat, Kapolsek, Perwira Polres Kotawaringin Timur, para Brigadir, ASN Polres Kotawaringin Timur, Pelajar, PKS, Saka Bhayangkara, Club Motor, Ojek Online Sampit dan Peserta Apel Gelar Pasukan.

 

Dalam sambutan Wakapolres Kotim menghimbau Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan Pasca Pileg dan Pilpres Tahun 2019 serta cipta kondisi menjelang Bulan Suci Ramadhan 1440 Hijriah. Dan untuk mengetahui sejauh mana persiapan personil dalam mendukung kegiatan operasi bisa berjalan dengan optimal sesuai tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan. 

Perlu diketahui bersama bahwa Pelanggaran tilang Tahun 2017 sejumlah 833.007 kasus, pada Tahun 2018 sejumlah 1.243.047 kasus atau ada kenaikan (49%). Teguran Tahun 2017 sejumlah 833.607 pelanggaran, teguran 2018 sejumlah 891.525 pelanggaran atau ada kenaikan (7%). Walaupun jumlah pelanggaran cenderung mengalami kenaikan namun jumlah kecelakaan lalu lintas Tahun 2017 yang semula berjumlah 5.556 kejadian pada tahun 2018 jumlah kecelakaan lalu lintas menurun menjadi  4.096 kejadian atau ada penurunan (-26%).

Sedangkan korban meninggal dunia Tahun 2017 sejumlah 1.605 orang, korban meninggal dunia Tahun 2018 sejumlah 1.134 orang atau ada penurunan (-29%). Untuk korban luka berat Tahun 2017 sejumlah 819 orang, korban luka berat Tahun 2018 sejumlah 542 orang atau ada penurunan (-34%). Korban luka ringan Tahun 2017 sejumlah 6.470 orang, korban luka ringan Tahun 2018 sejumlah 4,799 orang atau ada penurunan (-26%).

Pelaksanaan operasi kali ini ada beberapa prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran operasi karena berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas, antara lain; Pengemudi menggunakan handphone; pengemudi melawan arus; pengemudi sepeda motor berboncengan lebih dari satu; pengemudi di bawah umur; menggunakan bahu jalan bukan peruntukannya, pengemudi kendaraan bermotor dibawah pengaruh alcohol/miras /narkoba dan pengemudi berkendara melebihi batas kecepatan maksimal.

Diakhir sambutannya beliau berpesan kepada seluruh peserrta apel dan masyarakat Kotawaringin Timur pada umumnya untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap POLRI dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas. (ONO)

 

 

 

 

 

 

Cari Berita

Kalendar Berita

« June 2019 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

Transparansi Pengelolaan Anggaran

JDIH Kabupaten Kotim

Hubungi Kami

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotawaringin Timur :

Jl. A. Yani No. 118 Sampit 74322 - Kalimantan Tengah

Telpon : +625312068544
Fax : +625302068545
Email : diskominfo@kotimkab.go.id
Instagram : @kominfo.kotim
Facebook : Kominfo Kotim
Twitter : @diskominfokotim

 

Lokasi

InfoGrafis1

InfoGrafis2

InfoGrafis3

InfoGrafis4