Sampit - Kecamatan Mentawa Baru Ketapang bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Kotim menggelar pasar murah di Aula Kantor Kecamatan MB. Ketapang, Rabu (14/6). Kegiatan rutin tahunan dibuka oleh Sekretaris Kecamatan MB.Ketapang H.Eddy Hidayat, SSTP, M.Si  dan sambutan disampaikan oleh Drs. M. Tahir, MM selaku Kabid Pergadangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Digelarnya pasar murah agar masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga mendapatkan akses membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini diharapkan agar dapat membuat ibu-ibu tersenyum ketika memasuki bulan Ramadhan ini. Mereka tidak menanggung beban yang berlebihan karena harga bahan pokok mahal. Program ini sebagai salah satu bentuk kepedulian pemerintah guna menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau. Pada kegiatan pasar murah tersebut dijual paket sembako yang disubsidi oleh Pemkab Kotim. Paket sembako tersebut berisi beras kemasan 10 kg (1 sak), gula pasir (2 kg), minyak goreng kemasan 2 liter (1 bungkus), mie instan (5 bungkus), dan susu kental manis (2 kaleng).

Sebanyak 500 paket sembako dibagikan dalam kegiatan ini. Karena keterbatasan jumlah paket sembako dan untuk ketertiban administrasi, maka pembelian paket sembako hanya dapat menggunakan kupon yang dibagikan oleh kantor kecamatan MB. Ketapang. Kupon ini merupakan bukti subsidi, yang harus dibawa beserta dengan jumlah uang yang ditukarkan dengan paket sembako tersebut. Saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur telah mengadakan pasar murah dan telah dilaksanakan di beberapa kecamatan, seperti Parenggean dan Cempaga Hulu, dan masih akan diadakan sampai minggu ketiga bulan Juni 2017 selama bulan puasa berlangsung dengan jadwal yang akan dikoordinasikan lagi lebih lanjut dengan Camat setempat. Masyarakat tampak sangat antusias menanggapi pasar murah ini karena dapat membantu mendapatkan keperluan sembako dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui pasar murah ini juga pemerintah daerah berharap dapat menekan tingginya angka inflasi yang biasanya terjadi, terutama menjelang perayaan hari-hari besar.(Dina/Setya).

 

Penertiban GEPENG di Wilayah Kota Sampit terjaring 5 orang terdiri dari : 3 org pengemis dan2 orang pengamen (anak punk), asal : 2 orang Sampit, 2 orang Kalsel dan 1 orang Palangka Raya. Sudah menjadi langganan Bagi Para Gepeng pada setiap bulan puasa mereka akan panen / meminta dan sejenisnya. 5 org tersebut dibawa ke Kantor Satpol PP Kab. Kotim untuk diperiksa, dari salah satu saku mereka ditemukan besi berbentuk gir dan rantai. Selanjutnya mereka diberikan pembinaan / surat pernyataan dan 1 orang dikembalikan ke  Palangka Raya.(by. Setya)

Penertiban oleh Satpol PP pada warung makan di Kota Sampit yang masih belum  mematuhi Surat Himbauan Bersama Bupati Kotim, Kapolres Kotim dan Kepala Kementerian Agama Kab. Kotim untuk tidak membuka warung makan pada bulan puasa.

Sampit - Saat ini peredaran narkoba sudah sangat memprihatinkan, sehingga diperlukan peran serta seluruh elemen masyarakat termasuk ASN, dalam memperkecil ruang gerak peredaran barang haram ini. Bertempat dilantai II Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur pukul 08.30 WIB dilaksanakan penyuluhan narkoba dan pemeriksaan tes urine terhadap 176 orang Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menjalani tes narkotik psikotropika dan zat adiktif, senin (5/6/2017).

Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur menjadi lembaga yang diperiksa tes narkotik psikotropika dan zat adiktif (napza) difasilitasi Satuan Narkoba Polres Kotim. Kegiatan yang secara mendadak dilakukan Pemkab Kotim bersama Satuan Narkoba Polres Kotim itu sebagai pencegahan serta memastikan para abdi negara steril dari penggunaan Narkoba.

Berdasarkan data penyalahgunaan Narkoba di Indonesia sudah sangat kronis. Bahkan, persentasenya cukup besar, 27% di antaranya dari kalangan pelajar, 50% dari para pekerja baik swasta maupun aparat pemerintah, sisanya dari pengangguran. "Di Kotim sendiri penyalahgunaan narkoba juga cukup tinggi, karena tidak ada daerah yang sejauh ini steril dari narkoba. (setya/vdy).

Sampit -  Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila digelar di Halaman Kantor Kecamatan MB. Ketapang, Jalan HM. Arsyad Kamis (1/6/2017), upacara dimulai pukul 08.00 WIB. Para peserta upacara berasal dari tokoh masyarakat, Kepala Desa, Lurah, Aparat Desa, Aparat Kelurahan dan Aparat Kecamatan dan Purna Paskibraka.


Sarwo Oboy juga bertindak sebagai inspektur upacara. Tema upacara ini adalah 'Saya Indonesia, Saya Pancasila'. Tokoh agama dari berbagai agama dihadirkan sebagai simbol kebinekaan. 

Sampit - Bulan Puasa tidak mengendorkan kinerja Satpol PP untuk melaksanakan tugas dalam rangka penegakkan perda dan pemeliharaan tramtibum di Kab. Kotim (31/5/17) terbukti dalam operasi penertiban terjaring beberapa PKL yang tertangkap tangan melakukan aktifitas berjualan buah di kawasan yang sudah ditertibkan.

PKL  yang terjaring operasi penertiban dibawa ke Kantor Satpol PP untuk diminta keterangan. Dalam penugasan penertiban tersebut anggota Satpol PP di bagi dalam 3 Kelompok yang masing masing kelompok terdiri dari 10 org Anggota. Kelompok 1 bertugas menjaga arus lalu lintas disekitar saat kelompok 2 melakukan aksi penertiban dan Kelompok 3 bertugas menjaga keamanan dan keselamatan petugas Satpol PP dilapangan. Dari penertiban tersebut diperoleh PKL yang terjaring operasi penertiban berjumlah 5 org asal Provinsi Kalimantan Selatan  yang masih merupakan pemain lama dan mendapat surat teguran dan  1 orang pemain baru. Dalam pelaksanaan penegakkan perda dan pemeliharaan tramtibum, Satpol PP mengutamakan pembinaan sebagaimana tertuang dalam Permendagri No. 54 Tahun 2011 tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) Satpol PP. Pembinaan dilaksanakan dalam rangka membiasakan Masyarakat umumnya dan PKL khususnya untuk taat dan patuh kepada peraturan perundangan undangan yang berlaku. (setya/Satpol pp)

 

Sampit - Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah dan meramaikan Bulan Suci Ramadhan Tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian menyelenggarakan Pasar Ramadhan sebagai tujuan wisata kuliner selama bulan puasa berlangsung. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pasar Ramadhan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk dapat mencicipi berbagai kuliner khas Sampit dan Kalimantan yang biasanya hanya ada saat bulan puasa. Pada kesempatan pembukaan pasar ramadhan tersebut, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kab. Kotim juga menyampaikan dalam sambutannya, pamit karena akan memasuki masa purna tugas pada 1 Juni 2017 mendatang. 

Acara Pembukaan Pasar Ramadhan 1438 Hijriah Sabtu (27/5/17) ini diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah, para pejabat dan pemimpin instansi terkait, serta undangan dan anak yatim piatu dari panti asuhan. Dibuka secara resmi oleh Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi, Pasar Ramadhan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk melestarikan panganan tradisional khas Kab. Kotim. Supian Hadi beserta rombongan juga sempat meninjau stand para pedagang yang berjualan di Pasar Ramadhan. Lokasi Pasar Ramadhan berada di seberang pusat kuliner, Taman Kota Sampit yang diikuti oleh sekitar 120 pedagang, dan akan dibuka selama bulan puasa berlangsung. (dina/Disperdagin)

Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian berpartisipasi dalam kegiatan Peringatan Bulan Bakti Gotong Royong di Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (23/5) dengan melaksanakan Pasar Murah.

Pada kegiatan pasar murah tersebut dijual sebanyak 1.000 paket sembako yang disubsidi oleh Pemkab Kotim. Paket sembako tersebut berisi beras kemasan 10 kg (1 sak), gula pasir (2 kg), minyak goreng kemasan 2 liter (1 bungkus), mi instan (5 bungkus), dan susu kental manis (2 kaleng). Paket sembako ini aslinya di pasar seharga Rp.200.000, namun karena disubsidi sebesar Rp.50.000 oleh Pemkab Kotim, maka masyarakat dapat membelinya seharga Rp.150.000 saja. Karena keterbatasan jumlah paket sembako dan untuk ketertiban administrasi, maka pembelian paket sembako hanya dapat menggunakan kupon yang dibagikan oleh pihak kantor desa dan kecamatan yang bersangkutan. Kupon ini merupakan bukti subsidi, yg harus dibawa beserta dgn jumlah uang yang akan ditukarkan dengan paket sembako tersebut. Diharapkan dengan diselenggarakannya pasar murah ini juga dapat membantu masyarakat mendapatkan keperluan sembako dengan harga yang lebih terjangkau dan dapat menekan tingginya angka inflasi yang biasanya terjadi, terutama menjelang perayaan hari-hari besar. (dina/Disperdagin).

 

Hubungi Kami

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotawaringin Timur :