Diana Irawati

Diana Irawati

Apel Besar HUT ke-57 Gerakan Pramuka Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2018, digelar di halaman Pemda Kab Kotim. Bertindak selaku Pembina apel Wakil Bupati Kotim HM. Taufiq Mukri, SH,MM, Selasa (14/8/2018). Apel diikuti oleh Satuan Karya Pramuka se-Kabupaten Kotawaringin Timur. Adapun tema Hari Pramuka Tahun ini adalah " Pramuka Perekat NKRI ". Acara dimeriahkan dengan berbagai hiburan Yel-yel dan atraksi dari Gugus Depan Pramuka serta lagu-lagu Pramuka.

Sampit-Kamis (3/5) – Bertempat di . Hotel Aquarius Jl. Jend. Sudirman Km. 2,5 Sampit, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotawaringin Timur bekerjasama dengan Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Palangka Raya serta Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI melaksanakan Sosialisasi Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio, Standarisasi Alat/Perangkat Radio Komunikasi dan E-Licencing Izin Stasiun Radio Dalam Rangka Menuju Tertib, Aman dan Sesuai dengan Peraturan Yang Berlaku.

Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-15, dilaksanakan di Desa Kenyala Kecamatan Telawang, Kamis (3/5/2018). Kegiatan itu juga dirangkai dengan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-46 dan Hari Keluarga Nasional ke-25 sekaligus pencanangan Kampung KB, tingkat Kabupaten Kotim 2018.

Tujuan gerakan ini untuk membiasakan orang tua membacakan buku bersama anak-anak mereka. Dengan mensukseskan Gernas Baku kita sudah menanamkan kebiasaan kepada anak cinta akan buku, walau mereka belum bisa membaca tetapi mereka sudah mempunyai rasa ingin tahu dari isi cerita sebuah buku yang dibacakan oleh orang tua. Selain itu aktivitas membaca ini akan membuat hubungan antara orangtua dg anak menjadi dekat dan aktivitas ini bertujuan untuk menghindari dari permainan gadget yang sedang berkembang pada dunia anak sekarang ini. Mari kita sukseskan Gernas Baku 2018 karena membaca itu jendela dunia dan pintu kecerdasan.

Sampit - Selasa (8/5/18) Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Timur gelar Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kecamatan dan Lomba UMKM Unit Pengolah Ikan Tahun 2018. Acara yang bertempat di Citimall Sampit ini berlangsung meriah.

Apel Siaga ini dipimpin langsung oleh Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi, S.Ikom, diikuti oleh satuan Tentara, anggota Polisi, Basarnas, Satpol PP, Dinas Perhubungan, ASN, Damkar, Batamat, Mahasiswa, Palang Merah Indonesia (PMI), anggota Pramuka, Tokoh Agama, Tokoh Adat serta Tokoh Masyarakat.

Sampit (12/11) - Pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, telah mendukung dan memfasilitasi pelaksanaan Upacara Ritual Mampakanan Sahur dan Mamapas Lewu yang dilaksanakan sekarang serta ditetapkan sebagai event resmi agenda pariwisata Kabupaten Kotawaringin Timur.

Sejalan dengan motto Bupati beserta Wakil Bupati yaitu Bergenik Cepat Membangun Kotim, maka pembangunan di bidang kepariwisataan juga harus kita tingkatkan secara terus-menerus menuju kemajuan yang pada gilirannya akan berdampak pada kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Secara nasional sektor pariwisata merupakan salah satu andalan penghasilan devisa setelah minyak dan gas. Diharapkan dimasa yang akan datang sektor pariwisata di Kabupaten Kotawaringin Timur juga dapat menjadi sektor penerimaan PAD andalan karena daerah kita memiliki potensi wisata yang dapat dikembangkan menjadi daerah tujuan wisata.

Sejalan dengan semboyan Kabupaten Kotawaringin Timur yaitu Habaring Hurung yang bermakna berkejasama, bergotng royong, membahu-bahu untuk kemajuan pembangunan, maka pembangunan dibidang  kepariwisata harus melibatkan masyarakat setempat dalam rangka pemberdayaan ekonomi rakyat, pelaku kepariwisata, serta terintergrasi dengan perkembangan kepariwisataan regional, nasional dan internasional.

Melalui pemberdayaan masyarakat diharapkan pembangunan kepariwisataan menjadi lebih dapat diterima serta mampu memberi nilai dan manfaat yang besar kepada masyarakat. Sehingga dalam masyarakat tumbuh sikap memiliki dan rasa tanggung jawabyang besar sebagai pelaku dan penentu pembangunan kepariwisata dilingkungan kediaman mereka dalam skala local.

Bupati Kotawaringin Timur menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tulus kepada segenap elemen masyarakat atas peran sertanya dalam membangun dan mengembangkan serta memajukan parawisata daerah. Peran serta tersebut harus terus dibangun dan dikembangkan sejalan dengan semangat pengembangan kebudayaan dan kepariwisata demi tercapainya kemajuan pariwisata daerah di Kabupaten Kotawaringin Timur ini.

Kegiatan Safari Ramadhan 1439H bertempat di Masjid Nurul Haq Desa Bapinang Hilir Kecamatan Pulau Hanaut ini adalah hari keempat setelah sebelumnya di Masjid Ibtida’iyah Kecamatan Bukit Santuai, Masjid Nurul Jannah Kecamatan Telaga Antang, dan Masjid Nurul Hidayah Kecamatan Parenggean. Kegiatan di Desa Bapinang Hilir ini merupakan kolaborasi antara Kecamatan Pulau Hanaut dengan Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.

Jumat, 29 Maret 2019 04:04

Rapat Koordinasi Penanganan Stunting

Sebagai tindak lanjut Surat Kepala  Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 050/294/Bapp.V/Bapplitbang tentang Pelaksanaan Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi di Kabupaten/Kota Tahun 2019, Koordinator Regional Kalimantan, Task Team Leader, TS Pool, INEY Program-Word Bank dan Bappeda Provinsi Kalimantan Tengah telah melaksanakan koordinasi awal Percepatan Penanganan Stunting di lokasi prioritas Nasional  di Kabupaten Kotawaringin Timur yang diselenggarakan di Aula Sei Mentaya Bappeda Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis (28/3-2019)

Guna meningkatkan kunjungan wisatawan, baik domestic maupun asing Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Timur bekerjasama dengan UPT Museum Kayu Sampit menggelar acara Pembukaan Pameran Museum dengan tema “Museum dihatiku & Museum Menyatukan Keberagaman”, bertempat di Museum Kayu Sampit, Rabu (21/8). Museum Sebagai Edukasi Wisata di Sampit mencanangkan berbagai kegiatan di museum. Kegiatan tersebut dihadiri Oleh Kadis.Pariwisata dan Kebudayaan Kab.Kotim, Perwakilan Dari DPR. Kab.Kotim, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Perwakilan Pengadilan Negeri Sampit, Ketua Pengadilan Agama Negeri Sampit, Kepala SOPD di Lingkungan Pemerintah Kab. Kotim, Ketua DAD Kec. Baamang, Ketua DAD Kec. MB. Baamang, Kepala UPT Museum Kayu Sampit Beserta Staf dan Seluruh Panitia Pelaksana Diskusi, Para Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, Budayawan, Seniman, Pelaku Budaya, Tookoh Adat, LSM, Dunia Usaha Dibidang Kepariwisataan, Insan Pers, Media Cetek Elektronik.

Melalui Sambutan Bupati Kotawaringin Timur yang dibacakan oleh Kadis.Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Kotim Drs. Fajrurrahman bahwa Museum sebagai media yang universal untuk pelestarian warisan budaya, wahana pembelajaran masyarakat, serta objek wisata yang edukatif, perlu didorong agar menjadi dinamis serta dapat melayani masyarakat dengan memadai. Museum yang memiliki peranan strategis wahana penguat program Revitalisasi,

Museum Kayu Kabupaten Kotawaringin Timur juga dikenal memiliki keragaman aset budaya dan tradisi yang sangat menarik serta bervariasi, dengan adanya kegiatan Pameran Museum diharapkan dapat memberi warna, mengubah citra dan “wajah” museum kayu Sampit menjadi lebih menarik dan lebih prima sehingga dapat turut meningkatkan jumlah kunjungan edukasi wisatawan asing dan domestic ke Sampit.

Tujuan Kegiatan Pemeran adalah untuk menyebarluaskan Informasi Peninggalan Arkeologis, Nilai-nilai Sejarah Perjuangan dan Seni Kepada Masyarakat Melalui Pameran. Menanamkan rasa cinta tanah air kepada generasi muda. Meningkatkan peran serta Lembaga-lembaga Pendidikan dan Kebudayaan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan Pendidikan dan menjalin kerjasama yang baik antar instansi Pendidikan dan kebudayaan serta Lembaga-lembaga swasta yang ada di Kotawaringin Timur Sampit bertujuan untuk memperbesar jumlah pengunjung museum serta meningkatkan apresiasi dan kepedulian masyarakat terhadap warisan budaya bangsa.

Kegiatan Pameran Museum Kayu Sampit ini merupakan sebuah momentum awal untuk memulai Gerakan Cinta Museum di hatiku dan museum menyatukan keberagaman yang akan diwujudkan dengan kegiatan yang menarik dan informatif serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Sesuai UU Pemajuan Kebudayaan RI No. 5 Tahun 2017, khususnya didalam pasal 1 yang menyatakan Pemajuan Kebudayaan adalah upaya meningkatkan Ketahanan Budaya, dan Kontribusi Budaya Indonesia di tengah peradapan dunia yang Perlindungan, Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan. (By : Ono Sugiyanto)