Diana Irawati

Diana Irawati

Senin, 29 Mei 2017 05:48

Pasar Ramadhan 1438 H Resmi Dibuka

Sampit - Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah dan meramaikan Bulan Suci Ramadhan Tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian menyelenggarakan Pasar Ramadhan sebagai tujuan wisata kuliner selama bulan puasa berlangsung. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pasar Ramadhan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk dapat mencicipi berbagai kuliner khas Sampit dan Kalimantan yang biasanya hanya ada saat bulan puasa. Pada kesempatan pembukaan pasar ramadhan tersebut, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kab. Kotim juga menyampaikan dalam sambutannya, pamit karena akan memasuki masa purna tugas pada 1 Juni 2017 mendatang. Acara Pembukaan Pasar Ramadhan 1438 Hijriah Sabtu (27/5/17) ini diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah, para pejabat dan pemimpin instansi terkait, serta undangan dan anak yatim piatu dari panti asuhan. Dibuka secara resmi oleh Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi, Pasar Ramadhan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk melestarikan panganan tradisional khas Kab. Kotim. Supian Hadi beserta rombongan juga sempat meninjau stand para pedagang yang berjualan di Pasar Ramadhan. Lokasi Pasar Ramadhan berada di seberang pusat kuliner, Taman Kota Sampit yang diikuti oleh sekitar 120 pedagang, dan akan dibuka selama bulan puasa berlangsung. (dina/Disperdagin)
Sampit (5/10) - Untuk anda yang suka berpetualang dan menjelajah tempat baru, pasti akan menyukai perjalanan kali ini. Kami akan mengajak anda menuju ke Kecamatan Pulau Hanaut. Kecamatan ini ada di wilayah Selatan Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Indonesia.Bagian utaranya berbatasan dengan Kecamatan Seranau, bagian barat berbatasan dengan Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan Kecamatan Teluk Sampit, bagian Timur berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Katingan. Di bagian selatan berbatasan langsung dengan Laut Jawa.
Sampit - Bulan Puasa tidak mengendorkan kinerja Satpol PP untuk melaksanakan tugas dalam rangka penegakkan perda dan pemeliharaan tramtibum di Kab. Kotim (31/5/17) terbukti dalam operasi penertiban terjaring beberapa PKL yang tertangkap tangan melakukan aktifitas berjualan buah di kawasan yang sudah ditertibkan. PKL yang terjaring operasi penertiban dibawa ke Kantor Satpol PP untuk diminta keterangan. Dalam penugasan penertiban tersebut anggota Satpol PP di bagi dalam 3 Kelompok yang masing masing kelompok terdiri dari 10 org Anggota. Kelompok 1 bertugas menjaga arus lalu lintas disekitar saat kelompok 2 melakukan aksi penertiban dan Kelompok 3 bertugas menjaga keamanan dan keselamatan petugas Satpol PP dilapangan. Dari penertiban tersebut diperoleh PKL yang terjaring operasi penertiban berjumlah 5 org asal Provinsi Kalimantan Selatan yang masih merupakan pemain lama dan mendapat surat teguran dan 1 orang pemain baru. Dalam pelaksanaan penegakkan perda dan pemeliharaan tramtibum, Satpol PP mengutamakan pembinaan sebagaimana tertuang dalam Permendagri No. 54 Tahun 2011 tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) Satpol PP. Pembinaan dilaksanakan dalam rangka membiasakan Masyarakat umumnya dan PKL khususnya untuk taat dan patuh kepada peraturan perundangan undangan yang berlaku. (setya/Satpol pp)
Sampit - Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan pertemuan Pra Rapat Kerja Teknis (RAKERNIS), Kamis (28/9) pukul 08.00 WIB di di Aula bersama Dishub dan Diskominfo Provinsi Kalteng, Jalan S.Parman No 1, Palangka Raya. Acara yang bertujuan sebagai persiapan pelaksanaan Rakernis ini dihadiri oleh Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik se-kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah. Rakernis direncanakan menjadi agenda tahunan Dinas Kominfo se Kalteng sebagai wadah koordinasi, dan sharing perencanaan pembangunan di bidang Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik di Kalimantan Tengah sekaligus dapat menjadi moment untuk berdiskusi mencari solusi jika ada persoalan yang menjadi kendala di daerah masing-masing, demi terwujudnya masyarakat Kalimantan Tengah yang Maju dan Cerdas dengan Berbasis Penguasaan Teknologi Informatika dan Komunikasi menuju Kalimantan Berkah (Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah, dan Harmonis). Dalam paparan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah, Ir. Herson B. Aden, M.Si menjelaskan mengenai rencana kegiatan di tahun 2018 yaitu pembangunan gedung diskominfo Prov. Kalteng yang terdiri dari 5 lantai. Selain itu, kapasitas penyimpanan Data Center ditingkatkan menjadi 200 TB dengan sistem keamanan yang lebih ketat daripada sebelumnya. Ke depannya kantor diskominfo prov. Kalteng harus memiliki Video Conference yang harus standby setiap hari agar mempermudah komunikasi satu sama lain. Untuk meningkatkan SDM, diskominfo prov. Kalteng akan mengirim tenaga teknis agar mengikuti pelatihan-pelatihan sesuai dengan bidangnya. (rkh) Sumber : Multi Media Center Provinsi Kalimantan Tengah Selain itu dalam kegiatan ini secara aklamasi menunjuk Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotawaringin Timur, Multazam, ST.M.MT sebagai Ketua. Forum ini merupakan inovasi untuk makin menguatkan kordinasi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di bidang komunikasi dan informatika, demi Kalteng yang makin berkah.
Sampit - Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila digelar di Halaman Kantor Kecamatan MB. Ketapang, Jalan HM. Arsyad Kamis (1/6/2017), upacara dimulai pukul 08.00 WIB. Para peserta upacara berasal dari tokoh masyarakat, Kepala Desa, Lurah, Aparat Desa, Aparat Kelurahan dan Aparat Kecamatan dan Purna Paskibraka. Sarwo Oboy juga bertindak sebagai inspektur upacara. Tema upacara ini adalah 'Saya Indonesia, Saya Pancasila'. Tokoh agama dari berbagai agama dihadirkan sebagai simbol kebinekaan.
Sampit - Minggu (8/10/2017) Plt. Asisten Administrasi Umum H. Imam Subekti, S.Pt. MM pimpin pembukaan acara Pentas Seni se Kalimantan, acara yang dilaksanakan di Taman Budaya Krida Soekarno-Hatta Malang diikuti Ikatan Pelajar dan Mahasiswa dari empat Provinsi Kalimantan. Dalam sambutan Bupati Kotawaringin Timur yang dibacakan Plt. Asisten Administrasi Umum terselenggarannya pentas seni memiliki arti dan makna strategis dalam upaya menjaga, melestarikan dan sekaligus mewariskan seni budaya daerah yang bernilai luhur, agar terus berkembang, lestari, tahan terhadap terpaan globalisasi, dan sebagai aset budaya nasional yang Bhineka Tunggal Ika. Lebih lanjut disampaikan dalam menghadapi era globalisasi, eksistensi budaya daerah perlu dipacu, diberi ruang dan terus dipromosikan untuk meredam berbagai tantangan, tekanan maupun pengaruh negatif yang berpotensi mengikis budaya daerah, maka melalui pentas seni ini, mahasiswa sebagai generasi muda untuk terus menerus mengembangkan dan melestarikan seni budaya daerah sebagai wujud penghargaan dan kecintaan terhadap budaya warisan leluhur, juga ajang untuk membangkitkan serta memperkenalkan kembali khasanah budaya daerah kalimantan khususnya Kabupaten Kotawaringin Timur bisa berkembang di pulau jawa dan khususnya di kota Malang.(subbag.porwanbud)
Sampit - Saat ini peredaran narkoba sudah sangat memprihatinkan, sehingga diperlukan peran serta seluruh elemen masyarakat termasuk ASN, dalam memperkecil ruang gerak peredaran barang haram ini. Bertempat dilantai II Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur pukul 08.30 WIB dilaksanakan penyuluhan narkoba dan pemeriksaan tes urine terhadap 176 orang Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menjalani tes narkotik psikotropika dan zat adiktif, senin (5/6/2017). Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur menjadi lembaga yang diperiksa tes narkotik psikotropika dan zat adiktif (napza) difasilitasi Satuan Narkoba Polres Kotim. Kegiatan yang secara mendadak dilakukan Pemkab Kotim bersama Satuan Narkoba Polres Kotim itu sebagai pencegahan serta memastikan para abdi negara steril dari penggunaan Narkoba. Berdasarkan data penyalahgunaan Narkoba di Indonesia sudah sangat kronis. Bahkan, persentasenya cukup besar, 27% di antaranya dari kalangan pelajar, 50% dari para pekerja baik swasta maupun aparat pemerintah, sisanya dari pengangguran. "Di Kotim sendiri penyalahgunaan narkoba juga cukup tinggi, karena tidak ada daerah yang sejauh ini steril dari narkoba. (setya/vdy).
Sampit - Kepolisian Resort (Polres) Kotim menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat tahun 2018 bertempat di Jalan Yos Sudarso Taman Kota Sampit, Rabu (6/6). Apel yang dipimpin langsung Kapolres Kotim, AKBP Mohammad Rommel tersebut dihadiri Airud Polda, PM, Dandim 1015, Polres Kotim, Basarnas, Damkar, Dinas Kesehatan, PMI, Batamad, Pol PP, Senkom, Dishub, KSOP Sampit, Avsec, Pramuka, Rapi Dalam kesempatan itu, AKBP Mohammad Rommel mengatakan operasi ketupat bakal berlangsung selama 18 hari, dimulai dari 7 s.d 24 Juni 2018. "Operasi Ketupat 2018 ini berlangsung selama 18 hari dengan melibatkan 173.397 personil pengamanan gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemda serta stakeholder terkait dan elemen masyarakat lainnya. Ia menjelaskan, ada empat potensi kerawanan yang harus diwaspadai selama Operasi Ketupat 2018. Empat potensi tersebut adalah stabilitas harga dan ketersedian bahan pangan. Potensi kerawanan kedua adalah permasalahan kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik. Selain itu, potensi kerawanan ketiga yang juga harus diantisipasi adalah bencana alam dan gangguan kamtibmas lainnya seperti curat, curas, curanmor, copet, pencurian dirumah kosong, begal dan hipnotis serta ancaman tindak pidana terorisme juga harus jadi perhatian. Sementara ancaman teror harus dilakukan upaya pencegahan di daerah vital dan pengamanan tempat ibadah serta pusat keramaian harus menjadi perhatian. Operasi Ketupat 2018 ini dalam rangka memberi rasa aman dan nyaman pada perayaan Idulfitri 1439 H.
Pemerintah Daerah (Pemda) Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah melalui Dinas Pertanian bekerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP)melakukan inventarisasi buah-buah lokal untuk dipilih menjadi varietas unggulan guna didaftarkan di Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTP) Kementerian Pertanian RI. Hal tersebut diwujudkan dalam Penandatanganan MoU atau Nota Kesepahaman bersama di Kantor BPTP Kalteng 7 Juni 2018 yang dihadiri oleh Pejabat Pemda Kotawaringun Timut, Kepala Dinas Pertanian beserta jajarannya serta Peneliti/Penyuluh BPTP Kalteng. Pemda Kotawaringin Timur yang diwakili oleh Kapala Bagian Pemerintahan (Hawiannan) mengatakan sangat mengapresiasi dan mendukung langkah yang dilakukan Dinas Pertanian mengandeng BPTP Kalteng dalam upaya menjadikan Kotawingin Timur sebagai model pelestarian Sumber Daya Genetik buah khas Kalteng dan berbarap semakin banyak kabuapten-kabupaten lain yang meniru langkah Dinas Pertanian Kotawaringin Timur. Menurut Kepala Dinas Pertanian (Ir.I Made Dikantara) Kotawaringin Timur merupakan salah satu kabupaten di Kalimantan Tengah yang memiliki keragaman sumberdaya hayati buah lokal, diantaranya durian waluh, durian otak udang, nenas paun, salak, langsat, dan cempedak dan kegiatan MoU ini adalah tindaklanjut dari kontes buah Unggulan yang pernah diselenggarakan satu tahun yang lalu yang mendapat respon tinggi dari masyarakat. Sementara itu Kepala BPTP Kalteng (Dr.F.F.Munier) menyambut baik kegiatan kerja sama ini sebagai implementasi dari Tugas dan Fungsi BPTP dalam mengawal dan mendampingi teknologi pengelolaan Sumber Daya Genetik (SDG)Pertanian. Lebih lanjut dikatakan bahwa pengelolaan Sumberdaya Genetik (SDG), dalam upaya percepatan pendaftaran varietas ke PPVTPP Kementerian Pertanian, melalui serangkaian proses diantaranya (1) deskripsi varietas, (2) hasil uji keunggulan varietas, (3) hasil uji kebenaran varietas, dan (4) kesanggupan untuk melaksanakan perbanyakan benih yang memenuhi standar mutu, serta (5) kelengkapan administrasi lainnya. Kemudian Kabag. Pemerintahan Pemda Kotawaringin Timur juga berharap agar kerja sama ini menghasilkan ouput yang nyata sebagai upaya kita untuk dapat melestarikan sumberdaya genetik tanaman buah khas Kalteng serta untuk membangkitkan kecintaan masyarakat terhadap buah-buah lokal.yang semakin lama semakin tersisih dan tergantikan oleh buah buah import. (Sumber - Dinas Pertanian Kab. Kotim)
Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar pawai takbir keliling pada malam hari raya Idul Fitri 1439H, Kamis (14/6) malam. Pawai takbir keliling merupakan program tahunan PHBI untuk menyemarakan hari kemenangan umat Islam dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1439H. PHBI sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mendukung pengamanan kegiatan takbir keliling. Pawai takbir keliling dilepas langsung oleh Bupati Kotawaringin Timur, Supian Hadi S.Ikom. Kegiatan ini diikuti oleh 85 peserta dari SOPD, Ormas, hingga masyatakat tingkat RT yang ikut memeriahkan, dimana dalam setiap tahunnya selalu ada peningkatan, kata Bupati Kotim Supian Hadi melalui sambutannya. Pawai takbir ini bertujuan untuk memuji, membesarkan dan mengumandangkan kebesaran Allah SWT. Dengan bertakbir memuji kebesaran Allah SWT diharapkan mampu meningkatkan nilai keimanan dan ketakwaan setiap pribadi umat muslim. Sementara Sholat Idul Fitri, Jumat (15/6), dipusatkan di Masjid Agung Wahyu Al Hadi dengan Khotib H. Samsudin, S.PdI ( Ka. Kankemenag Kotim) dan Imam KH. Abdul Hadi Riduan (Ketua MUI Kotim)