Diana Irawati

Diana Irawati

Musrenbang RKPD Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2021 Di Kecamatan Mentaya Hilir Utara Tahun 2020 telah dilaksanakan di Aula Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Rabu (15/1) Acara Musrenbang RKPD di hadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin timur, Plt. Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Camat Mentaya Hilir Utara beserta unsur Forum Pimpinan Kecamatan, Wakil Ketua I DPRD dan 5 Anggota DPRD Dapil III, SOPD, Pimpinan Perusahaan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Kepala Desa, dan Undangan lainnya. Bupati Kotawaringin Timur yang di wakili oleh Sekretaris Daerah H. Halikinnor, SH., MM. telah membuka secara resmi MUSRENBANG RKPD di Kecamatan Mentaya Hilir Utara.

Sampit - Nelayan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) jarang menggunakan alat tangkap cantrang. Seperti diketahui, cantrang merupakan salah satu peralatan yang dilarang Kementerian Kelautan dan Perikanan RI untuk digunakan. Sampit - Nelayan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) jarang menggunakan alat tangkap cantrang. Seperti diketahui, cantrang merupakan salah satu peralatan yang dilarang Kementerian Kelautan dan Perikanan RI untuk digunakan. “Yang sering digunakan nelayan kita cuma alat tangkap pukat hela. Selama ini di Kotim tidak ada selain alat tersebut,” ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kotim, Jakatan, Selasa (9/5/2017). Disampaikan Jakatan, yang kerap menjadi permasalahan adalah ketika nelayan dari luar Kotim yang mencari ikan di kawasan perairan Kotim dengan menggunakan peralatan yang lebih canggih. "Kecuali ada nelayan luar yang menangkap dengan alat yang lebih canggih di perairan Kotim, itu yang bisa menimbulkan kecemburuan bagi nelayan kita,” lanjut Jakatan. Cantrang adalah salah satu jenis Alat Penangkapan Ikan (API) yang masuk dalam kelompok pukat tarik berkapal. Pada tanggal 11 Februari 2016, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mengeluarkan surat edaran Nomor : 72/MEN-KP/II/2016 tentang pembatasan penggunaan alat penangkapan ikan cantrang di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) Negara Republik Indonesia. Dalam surat tersebut menerangkan, pembatasan penggunaan alat penangkapan ikan cantrang tersebut dilaksanakan sampai 31 Desember 2016 dan setelahnya penggunaan alat tangkap cantrang akan dilarang.
Selasa, 28 Januari 2020 06:08

Tagihan PBB-P2 Bisa Dilihat Secara Online

Bagi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur yang akan melakukan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2020, sudah bisa melakukan pembayaran di UPK Bank Kalteng yg berada di kantor Bappenda Jl. A. Yani no. 14A mulai bulan Januari 2020 Capem Bank Kalteng Samuda Capem Bank Kalteng Simpang Sebabi Capem Bank Kalteng Parenggean Capem Bank Kalteng Pundu Badan Pengelola Pendapatan Daerah. Dalam hal ini untuk mempermudah dan kepraktisan serta mempercepat masyarakat dalam mengecek berapa jumlah PBB yang harus di bayarkan. Bappenda Kab. Kotim meluncurkan Aplikasi e-SPPT berbasis Web yang bisa di akses oleh seluruh lapisan masyarakat melalui internet lewat Komputer, Tablet dan Handphone baik itu yg berbasis Android maupun IOS. Cukup dengan akses website Bappenda www.bappenda.kotimkab.go.id dan buka pada menu aplikasi kemudian pilih E-SPPT, pada aplikasi tersebut anda tinggal memasukan nomor NOP (Nomor Objek Pajak) yg tertera di pojok kiri atas di lembar SPPT anda tahun sebelumnya, setelah itu tinggal klik 'cek PBB' dan jumlah tagihan PBB anda akan muncul, untuk melakukan pembayaran wajib pajak menunjukkan tagihan pajak PBB- P2 yang di dapat melalui aplikasi e-SPPT ke cabang pembantu Bank Kalteng yang telah ditunjuk diatas. Selamat mencoba mengecek jumlah tagihan PBB anda secara cepat, tepat dan efisien, Bappenda Kab. Kotim akan slalu Berinovasi dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat. Masyarakat Sadar Pajak, adalah Kunci Pengerak Dalam Pembangunan Kabupaten Kotawaringin Timur Kita Tercinta.
Jumat, 12 Mei 2017 06:06

Kota Sampit Banjir Spanduk

Sampit - Patroli Rutin Satpol PP Bulan Mei 2017 ini banyak menertibkan spanduk baik yang memiliki izin maupun yang sudah habis masa berlaku izinnya dan yang tidak memiliki izin. Sampit - Patroli Rutin Satpol PP Bulan Mei 2017 ini banyak menertibkan spanduk baik yang memiliki izin maupun yang sudah habis masa berlaku izinnya dan yang tidak memiliki izin. Spanduk yang sudah memiliki izin dari Instansi berwenang yang ditertibkan karena penempatan spanduk tersebut menyalahi aturan dgn menempatkan di fasilitas umum. Banyak pihak pemasang spanduk yang ingin mudahnya saja memasang spanduk sembarangan dgn harapan dapat dibaca oleh masyarakat umum dengan melanggar aturan dan mengorbankan kepentingan umum. Spanduk yang ditertibkan di data di Satpol PP yang selanjutnya pemilik / pemasang spanduk akan diberikan teguran sebagai pembinaan seperlunya (Setya)
Sampit – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur bekerja sama dengan Dinkes Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan Advokasi dan Sosialisasi Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis Tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur bertempat di Hotel Werra Jl. Jend. Sudirman KM 2,5 Sampit, Selasa (16/5/2017). Acara yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur Putu Sudarsana, SH., MH. dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan dr. Faisal Novendra Cahyanto, M.Kes dan Kabid P2PL dari Dinkes Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam sambutannya, Putu Sudarsana, menyampaikan bahwa Kesehatan bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Pusat, Provinsi atau Kabupaten akan tetapi kesehatan juga merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat. “Melalui sosialisasi ini semoga yang hadir disini minimal dapat menyampaikan kepada keluarga dan masyarakat sekitarnya akan pentingnya pencegahan penyebaran penyakit ini. Karena penyakit ini tidak dapat diobati, hanya dapat dicegah”. Ujarnya. “Penyebaran penyakit ini adalah melalui cacing filaria yang dibawa oleh nyamuk. Semua jenis nyamuk dapat menjadi pembawa parasit, jadi pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan membunuh cacing yang telah berada didalam tubuh dengan meminum obat yang dapat membunuh cacing filaria ini”, ujar Endang Pujiastuti. Endang mengharapkan para peserta sosialisasi dapat menyampaikan kepada masyarakat pentingnya meminum obat ini meskipun adanya efek ringan setelah meminum obat filariasis. “Diharapkan kepada para peserta sosialisasi dapat menyampaikan kepada masyarakat pentingnya meminum obat pencegahan ini meskipun ada sebagian efek ringan yang dapat dialami setelah meminum obat ini”, kata Endang. “Efek ringan yang dihasilkan oleh obat pencegahan ini memang ada, tapi tidak sebanding dengan dampak cacat permanen yang dihasilkan jika telah tertular penyakit kaki gajah”, lanjutnya. Kepala Dinkes Kotawaringin Timur Faisal menyampaikan bahwa Bulan Eliminasi Kaki Gajah (BELKAGA) ini merupakan tindakan preventif kita dalam menghentikan penyebaran cacing filaria. Adapun kegiatan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (BELKAGA) dengan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis ini akan dilaksanakan serentak di Kotawaringin Timur pada bulan Oktober 2017 nanti. Kegiatan sosialisasi ditutup dengan penandatanganan kesepakatan peserta untuk dapat mendukung dan menyampaikan kepada masyarakat akan pentingnya POPM Filariasis ini. Diharapkan juga dapat menyukseskan kegiatan BELKAGA setiap tahun selama lima tahun berturut-turut hingga 2019. (vdy)
Sampit. Penertiban PKL di bahu jalan sekitar area Pasar Mangkikit (15/5) dilakukan oleh puluhan anggota Pamong Praja (satpol PP) Kabupaten Kotawaringin Timur sebagai hasil tindak lanjut RDP DPRD dengan Pihak Pengelola Pasar Mangkikit. Langkah yang diambil oleh Satpol PP sebelum penertiban terlebih dahulu memberikan surat peringatan kepada PKL untuk tidak berjualan di bahu jalan, hal ini untuk menghindari PKL untuk berkelit dengan alasan tidak tahu ada larangan berjualan di bahu jalan areal Pasar Mangkikit. Penertiban PKL di pasar mangkikit sampit karena adanya PKL yang melampai area pasar dan menjadikan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi. Langkah selanjutnya setelah penertiban tersebut Kasat Pol PP mengerahkan anggotanya untuk jaga dalam beberapa hari di depan Pasar Mangkikit Sampit agar kegiatan PKL yang sudah ditertibkan tidak terulang kembali. (setya/satpol pp).
Sampit - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menyelenggarakan kegiatan Kalteng Quality Expo pada tanggal 19-24 Mei 2017 yang berlokasi di Stadion 29 November, Sampit. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Kalimantan Tengah yang ke-60 (1957-2017). Pameran ini merupakan ajang bertaraf nasional yang sudah diselenggarakan sejak tahun 2007-sekarang. Berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini kegiatan dipusatkan di Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur. Hal ini dilakukan agar konsentrasi kegiatan tidak hanya selalu diadakan di ibukota provinsi, melainkan kabupaten juga perlu dikedepankan, yang diharapkan selanjutnya agar pertumbuhan ekonomi pun lebih merata. Kegiatan ini juga dipadukan dengan Festival Budaya Isen Mulang, dan menjadi ajang yang tepat untuk mempromosikan keragaman dan keindahan budaya Kalimantan Tengah, sekaligus media promosi yang efektif bagi produk unggulan daerah yang dapat menjangkau berbagai kalangan. Kalteng Quality Expo akan dibuka oleh Gubernur Kalimantan Tengah, dan dimeriahkan oleh berbagai artis ibukota untuk menghibur masyarakat. Informasi lebih lanjut, hubungi 081255556303 (Dimas). (Dina/Disperdagin)
Sampit - Pembukaan Perayaan Hari Jadi Provinsi Kalteng ke -60 yang dipusatkan di Sampit resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah pada hari Jumat Pukul 14.00 WIB yang diawali dengan kegiatan Karnaval Budaya Isen Mulang bertempat di Taman Kota Sampit. Sampit - Pembukaan Perayaan Hari Jadi Provinsi Kalteng ke -60 yang dipusatkan di Sampit resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah pada hari Jumat Pukul 14.00 WIB yang diawali dengan kegiatan Karnaval Budaya Isen Mulang bertempat di Taman Kota Sampit. Diikuti oleh seluruh Kabupaten / Kota se Kalimantan Tengah ditambah dengan perwakilan dari SOPD se Kalimantan Tengah. Berkat dukungan Panitia dari Provinsi dan Kab. Kotim sebagai tuan rumah kegiatan dapat berjalan dengan baik sesuai agenda kegiatan. Meskipun diguyur hujan yang cukup lebat saat kegiatan berlangsung tetapi para peserta karnaval tetap antusias mengikuti dari awal hingga akhir. (Syifa)
Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian berpartisipasi dalam kegiatan Peringatan Bulan Bakti Gotong Royong di Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (23/5) dengan melaksanakan Pasar Murah. Pada kegiatan pasar murah tersebut dijual sebanyak 1.000 paket sembako yang disubsidi oleh Pemkab Kotim. Paket sembako tersebut berisi beras kemasan 10 kg (1 sak), gula pasir (2 kg), minyak goreng kemasan 2 liter (1 bungkus), mi instan (5 bungkus), dan susu kental manis (2 kaleng). Paket sembako ini aslinya di pasar seharga Rp.200.000, namun karena disubsidi sebesar Rp.50.000 oleh Pemkab Kotim, maka masyarakat dapat membelinya seharga Rp.150.000 saja. Karena keterbatasan jumlah paket sembako dan untuk ketertiban administrasi, maka pembelian paket sembako hanya dapat menggunakan kupon yang dibagikan oleh pihak kantor desa dan kecamatan yang bersangkutan. Kupon ini merupakan bukti subsidi, yg harus dibawa beserta dgn jumlah uang yang akan ditukarkan dengan paket sembako tersebut. Diharapkan dengan diselenggarakannya pasar murah ini juga dapat membantu masyarakat mendapatkan keperluan sembako dengan harga yang lebih terjangkau dan dapat menekan tingginya angka inflasi yang biasanya terjadi, terutama menjelang perayaan hari-hari besar. (dina/Disperdagin).
Selama Agustus 2017 Kota Sampit mengalami deflasi sebesar 1,09 persen dengan indeks harga konsumen sebesar 130,19. Laju inflasi tahun kalender sebesar 2,52 persen dan laju inflasi “year on year” (Agustus 2017 terhadap Agustus 2016) sebesar 3,41 persen. Deflasi di Kota Sampit selama Agustus terjadi karena adanya penurunan indeks harga pada dua kelompok pengeluaran. Deflasi tertinggi terjadi pada Kelompok Transportasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan sebesar 5,62 persen. Sementara itu, Kelompok Sandang mengalami peningkatan tertinggi indeks harga (inflasi) sebesar 0,30. Komoditas yang memiliki andil tertinggi terhadap penurunan indeks harga yang cukup signifikan di Kota Sampit selama Agustus 2017 adalah bawang merah, kacang panjang, ikan layang/benggol, tomat sayur, dan ikan gabus. Sedangkan komoditas yang mengalami peningkatan indeks harga adalah daging ayam ras, semangka, garam, telur ayam ras, dan ikan baung. Dari 9 kota IHK di Kalimantan yang menghitung inflasi/deflasi pada Juli 2017, secara berurutan deflasi terjadi di Kota Sampit sebesar 1,09 persen, Kota Tarakan sebesar 0,80 persen, Kota Tanjung Pandan sebesar 0,70 persen, Kota Balikpapan sebesar 0,62 persen, dan Kota Samarinda sebesar 0,03 persen. Sebaliknya, inflasi terjadi di Kota Singkawang sebesar 0,18 persen, Kota Pontianak sebesar 0,14, Kota Palangkaraya sebesar 0,12, dan Kota Banjarmasin sebesar 0,03 persen. Sumber : BPS Kab. Kotawaringin Timur