Diana Irawati

Diana Irawati

Bertempat di ruang rapat Anggrek Tebu Kantor Bupati Kotawaringin Timur pada hari Selasa 12 Maret 2019 telah dilaksanakan Rapat Koordinasi dalam rangka kegiatan Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA-KTNA) Ke 12 Tahun 2019 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang diselenggarakan di Kabupaten Kotawaringin Timur. Rapat dihadiri oleh SOPD Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Tengah, Kadis Pertanian Kabupaten Kotawaringin Timur dan SOPD Kabupaten Kotawaringin Timur, Instansi terkait, Kades Eka Bahurui serta dari anggota Kontak Tani Nelayan Andalan Kabupaten Kotawaringin Timur. Rapat dipimpin oleh Kabag Ekonomi Setda Kab.Kotawaringin Timur Wim RK.Benung. Dalam Rapat tersebut dijelaskan oleh Pimpinan Rapat bahwa Lokasi PEDA-KTNA Ke 12 Tahun 2019 dilaksanakan di Desa Eka Bahurui Kecamatan Mentawa Baru Ketapang direncanakan dibuka pada tanggal 8 Juli 2019, kegiatannya selama 1 minggu diikuti seluruh Kabupaten/Kota di Kalimantan Tengah. Diharapkan oleh Pimpinan rapat agar kegiatan ini benar-benar direncanakan dan dipersiapkan dengan matang meliputi kesiapan dana, apakah sudah tersedia di DPA SOPD masing-masing dan diharapkan dukungan dari SOPD sesuai tupoksi. Kepala Dinas Pertanian Ir.I Made Digantara mengatakan bahwa PEDA-KTNA Tahun 2019 merupakan pertemuan petani/nelayan andalan, yang merupakan ajang silaturahmi petani/nelayan andalan, kegiatan diantaranya Gelar Teknologi/Tanaman dan Bio Vlog. Selanjutnya untuk persiapan mengikuti PENAS-KTNA 2020 di Padang. Peserta PEDA-KTNA Ke 12 di Sampit diperkirakan berjumlah 3.000 orang nantinya akan ditampung dirumah penduduk.

Bupati Kotawaringin Timur H. Supian Hadi S. IKom pada tanggal 16 Maret 2019 telah membuka dengan resmi Pameran Sampit Expo Tahun 2019 yang digelar di Sampit Water Park mulai tanggal 16 hingga 23 Maret 2019. Pembukaan Sampit Expo 2019 ditandai dengan pelepasan balon. Acara pembukaan dihadiri oleh Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur beserta Ibu, unsur FKPD beserta Ibu, Ketua Pengadilan Negeri Sampit, Ketua Pengadilan Agama Sampit, Sekretaris Daerah, Asisten dan Kabag di lingkungan Sekretariat Daerah, para Kepala Dinas/Badan /Unit Satuan kerja/Kepala Instansi Vertikal, Camat, Pengusaha, Tokoh Masyarakat, Pemuda, Ketua Organisasi Wanita, Kalangan Instansi dan undangan lainnya. Dalam acara pembukaan Sampit Expo 2019 yang merupakan pelaksanaan ke – 9. Dalam Sambutannya Bupati menyampaikan bahwa kegiatan Sampit Expo merupakan ajang promosi produk dan jasa, baik produk dan jasa publik maupun perorangan, sehingga masyarakat dapat mengetahui dan memahami keunggulan setiap produk dan jasa yang beredar di masyarakat serta kekurangannya, yang diharapkan masyarakat dapat membeli, memiliki produk dan jasa tersebut secara aman, nyaman, serta terjangkau harganya. Kegiatan Sampit Expo merupakan sarana bagi usaha mikro, kecil menengah (UMKM) untuk dapat mempromosikan produk dari hasil usahannya, dimana UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur. Perhatian tinggi yang diberikan kepada pelaku UMKM sebagai wujud Pemerintah dalam menyangga ekonomi rakyat kecil yang mampu memberikan dampak secara langsung terhadap kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, dalam kegiatan Sampit Expo tahun 2019 yang kita selenggarakan kali ini, kiranya masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur secara khusus dapat memanfaatkan momen yang baik ini guna menggali sedalam - dalamnya terkait informasi kegiatan ekonomi prospektif di Kabupaten Kotawaringin Timur baik dari sektor perkebunan, pertambangan, kehutanan, industri, (IKM/UMKM), transportasi dan pariwisata sehingga masyarakat dapat mengaktualisasikan diri dengan berperan serta secara langsung untuk berpartisipasi dalam pembangunan melalui kegiatan ekonomi yang prospektif berdasarkan informasi pasar dan bisnis serta arah kebijakan ekonomi Pemerintah KabupatenKotawaringin Timur dimasa akan datang. Dalam kesempatan ini pula disampaikannya bahwa Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur pada akhir tahun 2018 lalu telah memperoleh penghargaan INAGARA AWARD dari lembaga administrasi Negara Republik Indonesia (LAN - RI) dengan kategori Pemerintah Daerah yang berkomitmen tinggi terhadap pengelolaan inovasi administrasi negara Pengahargaan tersebut diberikan setelah Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berhasil melahirkan 310 (tiga ratus sepuluh) inovasi. Terbanyak dari Kabupaten/ Kota yang melaksanakan kegiatan laboratorium inovasi, dan pada kesempatan Sampit Expo ini seluruh perangkat Daerah akan menampilkan dan mempublikasikan inovasi - inovasi yang telah dibuat untuk diketahui oleh seluruh masyarakat, dimana semua itu dilakukan dalam rangka mendekatkan pelayanan publik kepada seluruh masyarakat di Kotawaringin Timur.

Sampit - Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur menyambut kunjungan kerja dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Barito Selatan, Rabu (13/03/19). Kunjungan kerja rombongan berjumlah 11 orang yang dipimpin langsung oleh Sekretaris BPKAD Kab. Barsel Selviriatmi tersebut disambut hangat oleh Kepala Bappenda Kab. Kotim Marjuki, S.Pd, M.S.M. Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan dalam rangka sharing dan tukar pendapat mengenai Pendapatan Asli Daerah terutama dalam upaya peningkatan pendapatan dari sektor Pajak Daerah. Pertemuan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai Dua Kantor Bappenda Kab. Kotim tersebut diawali dengan sambutan dari Selviriyatmi selaku Ketua Rombongan yang menyampaikan ucapan terima kasih atas penyambutan, maksud dan tujuan kedatangan serta harapan yang ingin didapatkan dari kunker tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan Marjuki, S.Pd., M.S.M. selaku Tuan Rumah. Disela-sela Sambutannya Selviriyatmi mengharapkan dalam kunjungan ini merupakan sarana komunikasi untuk meningkatkan PAD bagi kedua kabupaten secara umum dan secara khusus terutama bagi Kabupaten Barito selatan. Sedangkan setelah menyampaikan sambutannya, Marjuki, S.Pd., M.S.M. menyajikan pemaparan mengenai target pendapatan daerah Bappenda Kab. Kotim dan realisasinya dari tahun ke tahun. Puncak dari kunjungan ini adalah diskusi/tukar fikiran terkait pendapatan daerah dari masing-masing kabupaten, kendala dan permasalahan yang dihadapi serta solusi alternatif yang bisa dijalankan. Diakhir kunjungan Kepala Bappenda Kab. Kotim menyerahkan cinderamata berupa Plakat Ikon Ikan Jelawat Khas Kab. Kotim kepada Sekretaris BPKAD Kab. Barsel yang dibalas dengan penyerahan kenang-kenangan berupa Plakat Logo Kab. Barito Selatan, kemudian kunjungan kerja tersebut ditutup dengan foto bersama.

Rapat Koordinasi Pengawasan Kearsipan se–Kalimantan Tengah tahun 2019 dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kotawaringin Timur Drs. HM. Taufiq Mukri, SH., MM yang dilaksanakan di Hotel Vivo, Sampit, Senin (18/3). Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia, ynag diwakili oleh Kepala Pusat Akreditasi Direktorat Kearsipan Daerah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah, Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur para Kepala Dinas Kearsipan Kabupaten/Kota se–Kalimantan Tengah, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Timur dan Pers. Dalam sambutannya Bupati mengatakan bahwa kegiatan Rapat Koordinasi Pengawasan Kearsipan se–Kalimantan Tengah ini adalah amanat Undang – Undang nomor 43 tahun 2009 tentang kearsipan menyatakan penyelenggaraan kearsipan bertujuan untuk menjamin tercipta dan ketersediaan arsip dari kegiatan yang dilakukan oleh Lembaga Negara, Pemerintah Daerah, Lembaga Pendidikan, Perusahaan, Organisasi Politik, Organisasi Kemasyarakatan dan Perorangan, serta menjamin ketersediaan arsip yang autentik dan terpercaya sebagai alat bukti yang sah, serta terwujudnya pengelolaan arsip yang handal dan pemanfaatan arsip yang autentik ini dapat dipercaya, menjamin keselamatan dan keamanan arsip sebagai bukti pertanggungjawaban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta menjamin keselamatan aset nasional dalam bidang ekonomi, sosial, politik, budaya pertahanan serta keamanan sebagai identitasdan jati diri bangsa, serta meningkatkan kualitas pelayanan pubik dalam pengelolaan dan pemanfaatan arsip yang autentik dan terpercaya. Agar tujuan tersebut dapat tercapai dengan baik, maka diperlukan penyelenggaraan pengawasan kearsipan yang sesuai dengan prinsip, kaidah serta standar kearsipan untuk menjamin pencipta arsip baik pusat maupun di daerah menyelenggarakan kearsipan sesuai dengan peraturan perundang - undangan. Dalam rangka mengemban tugas pengelola serta pengawasan kearsipan bukanlah tugas yang ringan, apalagi masa kini dan yang akan datang karena berkaitan dengan tuntutan masyarakat yang semakin luas untuk dapat dilayani secara lebih cepat dan tepat atas informasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Saya mengharapkan melalui rapat koordinasi ini dapat menghasilkan solusi terhadap permasalahan kearsipan sehingga di tahun 2019 seluruh Kabupaten/Kota dan juga Provinsi Kalimantan Tengah dapat mendapatkan predikat yang lebih baik. Rapat Koordinasi Pengawasan Kearsipan se–Kalimantan Tengah tahun 2019 ini dilaksanakan dengan materi yang menyangkut kebijakan pengawasan kearsipan se–Provinsi Kalimantan Tengah yang memuat 4 (empat) pilar penyelenggaraan kearsipan yaitu Tata Naskah Dinas, Sistem Klarifikasi Keamanan dan Akses Arsip Dinamis, Klasifikasi Arsip dan Jadwal Retensi Arsip. Ke 4 pilar ini merupakan nilai tambah yang sangat berharga dalam melaksanakan tugas pengelola kearsipan di daerah masing - masing.
Senin, 18 Maret 2019 07:05

Musrenbang RKPD Kab. Kotim Tahun 2020

Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2020 Kabupaten Kotawaringin Timur dengan Tema "Optimalisasi Implementasi Good Governance untuk Mendorong Pengembangan Sektor Strategis Melalui Pembangunan Infrastruktur, Pariwisata, Perdagangan dan Jasa Menuju Penguatan Ekonomi Masyarakat yang Berwawasan Lingkungan." Acara dibuka oleh Wakil Bupati Kotawaringin Timur Drs. HM. Taufiq Mukri, SH., MM, bertempat di Aula Sei Mentaya Bappeda Kab. Kotim, Senin (18/3). Turut hadir dalam acara tersebut Ketua, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kab Kotim, Pimpinan FKPD Kab Kotim, Ketua MUI Kab Kotim, Staf Ahli, Kepala SOPD, Camat se-Kotawaringin Timur, Ketua APDESI Kab Kotim, Pimpinan Perguruan Tinggi se-Kabupaten Kotawaringin Timur, Kepala Kantor Instansi Vertikal, BUMN, BUMD dan Perbankan serta para tokoh adat, tokoh agama dan tokoh pemuda. Musrenbang RKPD Kab Kotim yang dilaksanakan saat ini merupakan amanah UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang mengamanatkan bahwa daerah wajib menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah. Rencana pembangunan tahunan diwujudkan dalam RKPD Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2020 merupakan penjabaran dari RPJMD Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2016 - 2021 dan disusun melalui pendekatan Teknokratik, Partisipatif, Politik, Atas-Bawah, Bawah-Atas serta mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Pusat dan Rencana Kerja Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam rangka Pengecekan Kesiapan Jajaran Dalam Menghadapi Pengamanan Kampanye Terbuka dan Pengamanan Jelang Pemungutan Suara Tanggal 17 April 2019, bertempat di Taman Kota Sampit pada tanggal 22 Maret 2019 telah dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata di Sampit. Apel dipimpin oleh Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Mohammad Rommel S.I.K. Apel dihadiri oleh Kepala - kepala SOPD Kabupaten Kotawaringin Timur dan diikuti oleh jajaran Polres Kotawaringin Timur, Brimob, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, KSOP, BASARNAS Sampit, BATAMAD, Senkom Mitra Polri, PMI, Pramuka. Dalam kesempatan ini Kapolres menyampaikan sambutan tertulis dari Menkopolhukam diantaranya bahwa Pemilu Serentak Tahun 2019 merupakan pesta demokrasi Indonesia yang akan menjadi tonggak sejarah karena dilaksanakan secara serentak yakni 5 (lima) jenis pemilihan dalam waktu yang bersamaan. Pemilu Serentak kali ini akan menjadi warisan kebanggaan sekaligus menjadi sorotan dunia Internasional terkait apakah bangsa Indonesia mampu melaksanakan Konsolidasi Politik dengan demokrasi dan berintegritas dalam rangka memilih pemimpin nasionalnya. Sukses atau tidaknya perhelatan demokrasi ini sangat tergantung kepada semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung. Tidak saja anggota partai politik dan masyarakat yang dituntut untuk taat dan patuh pada berbagai ketentuan yang ada, akan tetapi juga pihak penyelenggara Pemilu yakni KPU, Bawaslu dan DKPP wajib hukumnya menunjukkan kinerja yang obyektif dan transparan. Tidak ketinggalan tentunya fungsi dan peran TNI-Polri yang berada diluar lingkup penyelenggara Pemilu, akan tetapi sangat menentukan suksesnya keberlangsungan Pemilu yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Pada hari ini kita berkumpul bersama menggelar apel kesiapan TNI-Polri dan komponen bangsa lainnya dalam mengamankan Pemilu Serentak Tahun 2019. Kegiatan apel ini dilaksanakan secara serentak dan massif diseluruh wilayah Indonesia baik itu di tingkat Provinsi maupun ditingkat Kabupaten/Kota dengan melibatkan prajurit TNI-Polri dan komponen masyarakat lainnya. Jumlah kekuatan prajurit TNI-Polri yang dilibatkan dalam pengamanan Pemilu Serentak Tahun 2019 adlah sebanyak 453.133 orang didukung dengan Alutsista sesuai potensi kerawanan yang ada jumlah kekuatan TNI-Polri ini cukup besar. Hal ini kita laksanakan semata-mata menunjukkan bahwa negara dengan didukung oleh rakyatnya sangat serius dan bertanggungjawab agar gelaran pesta demokrasi bisa berjalan dengan baik tanpa ada hambatan yang berarti guna memilih calon legislatif dan pemimpin nasional yang berintegritas. Sebagai prajurit TNI-Polri kita sepenuhnya menyadari bahwa tugas mengamankan penyelenggaraan Pemilu Serentak tahun 2019 adalah kehormatan dan kebanggaan, karena sama nilainya dengan menjaga keutuhan bangsa atau menjamin terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat. Untuk itu saya berharap kepada seluruh prajurit TNI-Polri dan komponen masyarakat yang dilibatkan agar melaksanakan tugas ini dengan penuh dedikasi dan rasa tanggungjawab, karena bagi Prajurit Bhayangkara Negara tugas adalah kehormatan yang tidak ternilai hargannya. Sebelum mengakhiri amanat ini, saya akan menyampaikan beberapa penekanan untuk kita pedomani bersama dalam melaksanakan tugas pengamanan Pemilu Serentak Tahun 2019 sebagai berikut : Pahami bahwa tugas pengamanan Pemilu Serentak Tahun 2019 ini adalah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat dinilai dengan apapun sekaligus menjadi amal ibadah yang akan mendapatkan balasan pahala dari Tuhan Yang Maha Esa bila dilaksanakan dengan tulus ikhlas; Jalin sinergitas antara unsur Pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh komponen masyarakat guna mewujudkan keamanan dan kelancaran pelaksanaan tugas; Segera kenali, cari, temukan dan atasi serta netralisir potensi kerawanan agar tidak berkembang dan mengganggu penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019; Tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku terhadap pihak-pihak yang mencoba mengganggu kelancaran Pemilu Serentak Tahun 2019; Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus mampu ikut serta menenangkan masyarakat agar tidak resah dengan menyebarkan berita-berita hoax serta menguatnya politik identitas yang dapat menggerus disitegrasi bangsa;

Pada acara kunjungan kerja di Kecamatan Baamang pada hari Senin 1 April 2019 Bupati Kotawaringin Timur H. Supian Hadi, S.IKom telah membagikan sertifikat masyarakat dari 3 Kelurahan di wilayah Kecamatan Baamang. Acara penyerahan sertifikat dilaksanakan di Kantor Camat Baamang, dihadiri oleh Kepala SOPD, Kepala BPN Sampit, Camat Baamang, Danramil, Kapolsek, Lurah, Kades, dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Baamang. Bupati Kotawaringin Timur dalam sambutannya mengatakan bahwa, kita ketahui bersama bahwa sebentar lagi kita akan melangsungkan Pemilihan Umum pada tanggal 17 April 2019. Dalam waktu yang bersamaan masyarakat memilih Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Legislatif mulai tingkat Kabupaten, Provinsi, hingga Pusat. Tak lupa disampaikannya penghargaan dan terimakasih kepada segenap elemen masyarakat di Kecamatan Baamang, yang telah membantu pemerintah dalam menciptakan situasi kondusif, sehingga Kabupaten Kotawaringin Timur relatif aman menjelang pelaksanaan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden Tahun 2019. Semoga fenomena ini menunjukkan semakin dewasanya kita semua, dalam kehidupan, berbangsa dan bernegara. Kondisi keamanan juga memberi fundamen yang kokoh bahwa ke depan, Kabupaten Kotawaringin Timur siap melakukan hajatan politik dalam bentuk pemilihan apapun secara bertanggungjawab dan damai. Pada kegiatan kunker ini Bupati Kotim juga membagikan sertifikat masyarakat dari 3 Kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Baamang, yaitu Kelurahan Baamang Hulu sebanyak 1.352 sertifikat, Kelurahan Baamang Barat sebanyak 934 sertifikat dan Kelurahan Tanah Mas sebanyak 293 sertifikat.

Dalam rangka pengamanan jalannya pemilu serentak Tahun 2019 maka diselenggarakan Apel Kesadaran Nasional, Siaga LINMAS dan Simulasi SISPAMKOTA Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Sampit pada hari Selasa 26 Maret 2019 bertempat di Pelabuhan Penumpang PT.PELINDO III. Apel dihadiri oleh Kapolda Kalimantan Tengah, Kabinda Kalteng, Irwasda Polda Kalteng, Kasrem 102/Panju Panjung, Para Pejabat Utama Polda Kalteng, Para Pejabat Utama Kasrem 102/Panju Panjung, Bupati Kotawaringin Timur, Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Damdim 1015/Sampit, Kapolres Kotawaringin Timur, Danyon Raider 631/Antang, Forkompimda Kab.Kotim, Kepala SOPD Kab.Kotim, Tokoh Adat danTokohMasyarakat Kalimantan Tengah, dan diikuti oleh Anggota TNI, POLRI, ASN,LINMAS Kab. Kotawaringin Timur. Bertindak selaku pimpinan Apel Kapolres Kotawaringin Timur AKBP. Mohammad Rommel, S.I.K, yang dalam sambutannya membacakan amanat Kapolda Kalteng antara lain menyatakan bahwa, TNI-POLRI selaku institusi yang bertanggungjawab langsung terhadap pengamanan jalannya Pemilu Serentak Tahun 2019, apabila menemukan adanya kerawanan dan hambatan harus dapat mengambil suatu tindakan tegas sesuai dengan prosedur tetap dan aturan hukum yang berlaku sehingga tidak ada toleransi sekecil apapun bagi pihak-pihak yang akan mengganggu jalannya Pemilu Serentak Tahun 2019. Kita bersama turut merasakan bahwa dalam tahapan Pemilu Serentak Tahun 2019 ini muncul berbagai kerawanan seperti menyebarnya berita bohong atau hoax dan meningkatnya politik identitas disamping kerawanan-kerawanan lainnya. Berita hoax atau berita bohong yang disampaikan terutama melalui media social tentunya memiliki tujuan Politis yaitu dipakai sebagai alat untuk menyingkirkan lawan politik sehingga menyebabkan demokrasi menjadi tidak sehat dan merusak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Demikian pula halnya dengan semakin menguatnya politik identitas menggunakan Isu-isu Sara, telah menjadi salah satu strategi bagi pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggungjawab dalam memenangkan Konstelasi Pemilu, sehingga menyebabkan disintegrasi bangsa dan hilangnya rasionalitas dalam menentukan pilihan politiknya. Penyebaran berita hoax dan menguatnya politik identitas dalam Ajang Pemilu Serentak Tahun 2019 merupakan bentuk lain dari terror kepada masyarakat karena mempengaruhi kondisi psikologis rakyat Indonesia sehingga kepada para pelakunya harus diambil langkah hukum yang tegas. Dalam rangkaian acara Apel tersebut juga diadakan simulasi pengamanan terhadap gangguan keamanan proses pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2019, dimana disimulasikan gangguan dari darat dan laut, dengan memperagakan pengamanan dari darat, laut, dan udara, dengan melibatkan Water Canon, Kendaraan Darat, Kapal Laut, Helikopter dan Paramotor.

Sebanyak 586 CPNS Kab. Kotim mengikuti Sosialisasi Peraturan di Bidang Kepegawaian dan Pembekalan di Gedung Serbaguna Sampit, Kamis (28/3). Para CPNS tersebut terdiri dari formasi guru dan tenaga kesehatan yang telah lulus seleksi pada tahun anggaran 2018. Mewakili Bupati Kotawaringin Timur, Kepala BKD Kab Kotim Alang Ariyanto, SE.,M.Si membuka acara tersebut. Turut hadir Kepala Kantor Regional VIII BKN Banjarbaru, Kepala Kantor PT Taspen (Persero) Cabang Palangkaraya, SOPD Kab Kotim beserta Perwakilan PNS yang akan memasuki masa pensiun. Alang menambahkan kegiatan ini, sesuai amanat UU No5 Tahun 2014 bahwa setiap ASN dituntut untuk menjunjung netralitas dan profesionalitas ASN dalam menyalurkan hak dan kewajiban politiknya secara bertanggungjawab dalam menghadapi pesta demokrasi yang akan dilaksanakan pada Tanggal 17 April 2019 mendatang. ASN dituntut untuk netral dalam pemilihan Presiden dan pemilihan Legislatif. ASN tidak boleh terlibat di semua tahapan pemilu. Punya pilihan tentu saja, berikan suara pada pemilu April 2019. Dalam kesempatan ini pula disampaikannya ucapan selamat datang dan selamat bergabung di KORPS Pegawai Negeri Sipil Republik Indonesia Khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur yang terhitung mulai 1 April 2019 sudah aktif berkerja sesuai dengan SK/Surat Tugas yang diterima para CPNS hari ini.
Kunjungan Bupati Kotim beserta rombongan ke Kecamatan Telaga Antang disambut dengan hujan deras, namun hal tersebut tidak mengurangi semangat para tamu undangan untuk mendengarkan sambutan yang disampaikan orang no 1 di Kabupaten Kotawaringin Timur tersebut. Adapun di acara Maja Lewu (sambang desa) di Kecamatan Telaga Antang, Antang Kalang dan Parenggean dihadiri oleh Sekda Kab Kotim, anggota DPRD Kab Kotim, SOPD Kab Kotim, Kepala BPN Kotim, Camat, Lurah dan Kades di Kecamatan Telaga Antang. Dalam sambutannya Bupati Kotim menyampaikan kehadirannya untuk silaturahmi dengan masyarakat di Kecamatan Telaga Antang dan sekitarnya. Lain daripada itu beliau menyampaikan program “Prona” (Program Badan Pertanahan Nasional) yang merupakan program Nawacita Presiden Jokowi yaitu membangun masyarakat Indonesia dari pinggiran atau pedesaan, maka dari itu dengan program pemerintah daerah yang bekerjasama dengan BPN dalam membagi sertifikat tanah kepada masyarakat dengan tujuan supaya masyarakat punya jaminan hukum pasti atas kepemilikan tanah yang kuat dan juga bisa dijadikan sebagai agunan pada bank sehingga bisa jadi modal untuk usaha demi kesejahteraan masyarakat. Disambutan terakhirnya disampaikan permintaan kepada Camat untuk mendata anak usia sekolah SD dan SMP dari keluarga yang tidak mampu karena akan mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerah berupa sepatu, tas, baju, celana, topi, dasi dll agar tidak ada alasan anaknya untuk tidak sekolah supaya bisa menuntut ilmu. (Imam)